Pencarian Makna Hidup Tokoh Hayasaka Akito dalam Film Yomei Ichinen no Boku ga Yomei Hantoshi no Kimi to Deatta Hanashi: Kajian Logoterapi Viktor Frankl
Fairuz Rahmatia, Drs. Deddy Hernandy Oekon, M.Hum.
2026 | Skripsi | SASTRA JEPANG
Yomei Ichinen no Boku ga Yomei Hantoshi no Kimi to Deatta Hanashi merupakan film yang disutradarai oleh Takahiro Miki dan rilis pada tahun 2024. Film ini menceritakan Hayasaka Akito yang didiagnosis menderita tumor jantung dengan harapan hidupnya hanya tersisa satu tahun. Di tengah kondisi penderitaan tersebut, Akito perlahan kehilangan makna hidupnya yang menimbulkan kekosongan eksistensial.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tema dan fakta cerita dalam film. Selain itu, untuk mengetahui bentuk-bentuk kekosongan eksistensial dan proses pencarian makna hidup Akito dengan penerapan tiga nilai, yaitu nilai kreatif, nilai penghayatan, serta nilai sikap dengan menggunakan teori logoterapi Viktor Frankl. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan sumber data primer berupa film Yomei Ichinen no Boku ga Yomei Hantoshi Kimi to Deatta Hanashi, sedangkan data sekunder dari buku dan artikel jurnal.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat bentuk kekosongan eksistensial yang dialami Akito, seperti kesedihan yang mendalam, rasa bosan dan apatis, penarikan diri dari relasi sosial, serta keputusasaan hidup. Setelah melewati fase tersebut, Akito menjalani proses pencarian makna hidup dengan penerapan nilai kreatif, yaitu dengan kembali menekuni hobi melukis secara sungguh-sungguh sebagai bentuk usaha pemulihan jiwanya. Selanjutnya, melalui nilai penghayatan, pertemuannya dengan Haruna membuat Akito kembali memandang hidupnya berharga. Dukungan dari keluarga dan teman-temannya juga memberikan Akito semangat untuk terus menjalani hidup. Kemudian, nilai sikap tercermin dari perubahan sikap Akito menjadi lebih positif dengan bersedia melakukan perawatan untuk penyakitnya dan menyadari hikmah di balik penderitaannya.
Yomei Ichinen no Boku ga Yomei Hantoshi no Kimi to Deatta Hanashi is a film directed by Takahiro Miki and released in 2024. The film describes the life of Hayasaka Akito, who is diagnosed with a heart tumor and given only one year to live. Amidst this suffering condition, Akito gradually loses his meaning of life and experiences an existential vacuum.
This study aims to identify the themes and narrative facts in the film. Additionally, the present research examines forms of existential vacuum and explores Akito’s process of search for the meaning of life through by applying three sources of value: creative value, experiental value, and attitudinal value using Viktor Frankl’s logotherapy theory. The method used in this research is qualitative descriptive, with primary data sources from the film Yomei Ichinen no Boku ga Yomei Hantoshi no Kimi to Deatta Hanashi, while secondary data gathered from books and journal articles.
The research findings indicate that Akito experienced four forms of existential vacuum: deep sadness, apathy and boredom, withdrawal from social relationships, and despair. After going through this phase, Akito embarked on a search for the meaning of life by applying creative values, specifically by returning to his passion for painting with earnest dedication as a means of psychotherapy. Furthermore, through the value of appreciation of Akito’s encounter with Haruna helped Akito see the value in his life once again. Support from his family and friends also gave Akito the motivation to keep living. Finally, the value of attitude showed in Akito’s shift toward a more positive mindset, as he was willing to accept treatment for his illness and realize the wisdom behind his suffering.
Kata Kunci : Pencarian makna hidup, kekosongan eksistensial, logoterapi