Kontestasi Perempuan dalam Naskah Drama Les Bonnes Karya Jean Genet: Interseksi Antara Gender dan Kelas Sosial
Ida Bagus Gede Aric Surya Lesmana, Dr. Wening Udasmoro, S.S., M.Hum., DEA.
2020 | Skripsi | S1 SASTRA PRANCISSkripsi ini membahas tentang kontestasi yang terjadi antara sesama tokoh perempuan dalam naskah drama Les Bonnes karya Jean Genet. Kontestasi ini muncul dalam interaksi tokoh Claire dan Solange sebagai pelayan dengan Madame sebagai majikan. Para pelayan dalam penceritaan ini mempunyai tujuan untuk membunuh majikannya sebagai jalan keluar terbebas dari belenggu kekuasaan Madame. Cara yang mereka lakukan adalah dengan memainkan sebuah drama pelayan-majikan sebagai simulasi pembunuhan. Tujuan penelitian ini untuk memperlihatkan adanya kategori-kategori lain seperti kelas sosial yang turut mempengaruhi adanya opresi yang dialami para tokoh perempuan dalam naskah drama Les Bonnes. Oleh karena itu, untuk melihat fenomena tersebut, penelitian ini menggunakan perspektif Pierre Bourdieu untuk menguraikan habitus, modal dan arena serta menggunakan teori interseksionalitas sebagai alat untuk melihat adanya ketersinggungan antara gender dengan kelas sosial. Berdasarkan pada hasil penelitian, habitus yang ditemukan merupakan bentuk dari sosialisasi antar tokoh yang berlangsung dalam waktu yang lama melalui interaksi-interaksi yang dilakukan. Salah satunya adalah interaksi yang repetitif. Proses sosialisasi ini juga dipengaruhi oleh posisi yang ditempati dalam sebuah struktur arena tergantung dari kepemilikan modal masing-masing tokoh. Selanjutnya, pemosisian tokoh dalam naskah drama ini dilihat sebagai pembagian kelas sosial yang diklasifikasikan menjadi dua yaitu kelas dominan dan kelas pekerja. Pada pembahasan terakhir, dari uraian melalui perspektif Bourdieu ditemukan bentuk-bentuk kontestasi dan perlawanan dalam naskah drama Les Bonnes dengan melihat relasi antara gender dan kelas sosial.
This undergraduate thesis discusses about the contestation between female characters in Jean Genet's Les Bonnes. This contestation is reflected through the female character's interaction, Solange and Claire as the maids with their master, Madame. These maids consider their intention to murder Madame as an escape from the chains of Madame's authority, since then they perform a role-playing game as their murdering scheme simulation towards Madame.This research is aimed to discover the existence of other categories, for instance social class which also influence the oppression experienced by the female characters in Les Bonnes. In order to discover about this phenomenon, this research employs Pierre Bourdieu's perspectives about habitus, capital, and arena. Further, it also employs the theory of intersectionality to discover about the intersection between gender and social class. This research discovers the habitus in this script as the form of long-lasting socialization among female characters from their frequent interactions. One of them is repetitive interaction. This process of socialization is also influenced by the occupied position in an arena structure, as it depends on the ownership of capital from each character. Furthermore, the class positioning of the character in this script is perceived as a social class division which can be classified into two classes: dominant class and working class. Under the lens of Bourdieu's perspective, the researcher also discovers the forms of contestation and resistance by analyzing the relation between gender and social class in Jean Genet's Les Bonnes.
Kata Kunci : habitus, modal, gender, kelas sosial, kontestasi