KESANTUNAN DALAM TINDAK TUTUR DIREKTIF PADA NASKAH DRAMA SYAMSU AN-NAHAR KARYA TAUFIQ AL-HAKIM: ANALISIS PRAGMATIK
RIADHOTUS SA'ADAH , Dr. Amir Ma'ruf, M.Hum.
2016 | Skripsi | S1 SASTRA ARABPermasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana kesantunan itu diekspresikan dalam tindak tutur direktif yang mengacu pada naskah drama Syamsu An-Nahar karya Taufiq Al-Hakim. Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi bentuk ungkapan tindak tutur direktif bahasa Arab, mendeskripsikan dan menjelaskan kategori kesantunan tindak tutur direktif pada naskah drama tersebut. Sedangkan penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif analisis pragmatik, dengan cara menyediakan data, menganalisis data, dan menyajikan hasil analisis data yang bersangkutan. Dari hasil analisis data dalam naskah drama Syamsu An-Nahar, ditemukan dua bentuk tindak tutur direktif, yaitu bentuk langsung dan tidak langsung, baik berupa meminta, meminta dengan sangat, memohon dengan sangat, memberi perintah, menuntut, melarang, menganjurkan, dan memohon. Selain itu, juga ditemukan dua kategori kesantunan tindak tutur direktif, yaitu kategori santun dan tidak santun.
Case of this research is how politeness is expressed in the directive speech acts that refers to manuscript of drama Syamsu An-Nahar written karya Taufiq Al-Hakim. This research aims to inventory forms of expression Arabic directive speech act, describes and explains categories of politeness directive speech acts on that drama script. While this research is a qualitative descriptive study of pragmatic analysis, by providing data, analyzing data, and presenting the results of analysis data that concerned. From the result of analysis data based on manuscript of drama Syamsu An-Nahar, discovered two forms of directive speech acts, i.e. direct and indirect form, e.g. ask, beg, bid, command, demand, forbid, recommend and request. In addition, it also found two categories of politeness directive speech acts, i.e. polite and impolite category.
Kata Kunci : politeness, directive, forms of speech acts, politeness category, pragmatic