Laporkan Masalah

IDE-IDE FEMINIS DALAM FILM WEDDING DRESS : KAJIAN KRITIK SASTRA FEMINIS

ANIS JAMILAH, DR. Novi Siti Kussuji Indrastuti, M.Hum

2015 | Skripsi | S1 BAHASA KOREA

Film Wedding Dress (2010) merupakan film yang mengisahkan tentang perjuangan seorang perempuan sebagai orang tua tunggal yaitu Go-Eun, yang harus berperan ganda sebagai seorang ibu dan juga sebagai pencari nafkah dalam keluarganya. Penelitian dalam film Wedding Dress menggunakan kajian teori kritik sastra feminis. Penelitian mengunakan kritik sastra feminis karena teori ini dirasa lebih sesuai untuk meneliti sosok perempuan dalam sebuah karya satra. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengungkapkan citra perempuan apa saja yang terdapat dalam film, serta ketidakadilan gender yang dialami tokoh perempuan dalam film tersebut. Selain itu untuk mengungkapkan ideide feminis apa saja yang terdapat dalam film Wedding Dress. Untuk menganalisis citra pada tokoh perempuan, penulis mengidentifikasi watak, karakter, statusnya dalam masyarakat, tujuan hidupnya dan bagaimana tokoh tersebut memandang dirinya sendiri dalam masyarakat. Analisis ini dilakukan dengan cara menganalisis dialog-dialogs yang terdapat dalam film. Dari hal tersebut, akan didapatkan citra perempuan yang direpresesntasikan oleh tokoh perempuan yaitu Go-Eun, So-Ra dan Ji-Hye. Dalam film Wedding Dress juga terdapat ketidakadilan gender yang dialami oleh tokoh perempuan. Bentuk-bentuk ketidakadilan gender tersebut berupa subordinasi yang mengharuskan perempuan hanya berada dalam ruang domestik dan stereotip terhadap perempuan sebagai makhluk yang lemah dan perempuan pekerja. Ide-ide feminis yang terdapat dalam film Wedding Dress antara lain : orang tua tunggal yang tegar, perempuan yang memiliki peran ganda, perempuan yang mandiri secara ekonomi, perempuan yang berani memperjuangkan keinginannya dan perempuan yang kuat dari segi psikisnya.

Wedding Dress (2010) is a film that tells story of the struggle of a woman as a single mother, Go-Eun, who should double role as a mother and as well as the head of a family. Research in the film Wedding Dress using theoretical study of feminist literary criticism. The using feminist literary criticism because this theory is considered more appropriate to examine the female figure in literary work. The aim of the research is to reveal the image of a woman contained in the film, as well as gender equalities experienced by female characters in the film and also ideas of feminist in the film Wedding Dress. To analyze the image of a woman figure, the author identify the characters, status in community, the purpose of her life, how the characters see herself in the community. This analyze is done by analyzing the dialogues in the film. From this, we will get the image as woman wich represented by female characters of Go-Eun, So-Ra and Ji-Hye. In the film there is also gender equalities experienced by female characters in the form of subordination which require woman to reside only within in domestic space. Stereotypes against woman as a weak creature and woman as a workers. Feminist ideas contained in the film Wedding Dress, among others: a thought single parent, woman who have a dual role, economically independent woman, woman who dare to fight for desire and woman who strength in term of the psyche.

Kata Kunci : Ide-ide feminis, ketidakadilan gender, kritik, feminis,film

  1. S1-2015-302185-abstract.pdf  
  2. S1-2015-302185-bibliography.pdf  
  3. S1-2015-302185-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2015-302185-title.pdf