Laporkan Masalah

Analisis value chain untuk menciptakan competitive advantage :: Studi kasus pada PT Medion

ADI, Sigit Cahyana, Agus Setiawan, Dr., M.Soc.Sc

2010 | Tesis | S2 Magister Manajemen

Keunggulan bersaing rnerupakan cerrninan kinerja perusahaan dan hal ini adalah elernen penting dalam rnernenangkan persaingan. Akan tetapi sesuai dengan perkernbangan teknologi, kondisi persaingan yang ada, lingkungan rnaupun perubaban ekspektasi konsurnen, keunggulan bersaing yang dimiliki oleh suatu perusabaan lama kelarnaan akan rnakin rnernudar. Mendasarkan hal ini suatu perusahaan haruslah terus-rnenerus rnengernbangkan kemarnpuan rnereka sehingga mereka terus rnenerus merniliki keunggulan bersaing sesuai dengan perkernbangao yang ada sehingga perusahaan tersebut dapat terus eksis dan berkernbang. PT Medion adalah perusahaao rnanufaktur obat hewan dan peralatan peternakan yang berpusat di Bandung dan saat ini tidak banya rnengembangkan bisnisnya di dalarn negeri. tetapi juga di maocanegara. Untuk rnenyikapi persaingan yang ada dalam industrinya, PT. Medion haruslah merniliki keunggulan bersaing yang dapat rnereka gunakan uotuk rnemenangkan persaingan. Penciptaan keunggul an bersaing ini dapat dikembangkan dari aktifitas terbaik dalam rantai nilai perusahaan dengan rnernpertirnbangkan pula kondisi industri yang terangkurn dalam key succes factors (KSFs) sebagai faktor kunci untuk keluar dan memenangkan persaingan dan juga visi-rnisi perusahaan sebagai arah bi snis perusahaan. Anal isis PT. Medion dengan menggunakan kerangka value chain rnenunjukkan bahwa perusabaan rnemilik i tiga aktifitas terbaik dalam rantai nilai mereka, aktifitas ini antara lain adalah riset dan pengembangan produk, pemasaran dan distribusi dan yang terakhir adalah layanan setelah penj ualan. Analisis lingkungan industri rnenyirnpulkan bahwa terdapat tiga KSF yang merupakan faktor kunci untuk memenangkan persaingan kedepannya. Faktor ini antara lain penguasaan sains dan teknologi, pemasaran dan distribusi yang kuat dan yang terakhir adalah sumberdaya manusia. Dengan KSFs ini, aktifitas internal terbaik yang dimiliki oleh perusahaan (core competence) dan juga mempertimbangkan visi-misi perusabaan, perurnusan strategi bersaing untuk PT. Medion dalam industri obat bewan di Indonesia dilakukan. Formulasi strategi yang disarankan adalah pengernbangan ke bisnis lain yang masih berkaitan, pembuatan program plasma-inti sendiri dan juga penggunaan aplikasi internet bagi pe langgan dengan integrasi pada ERP perusahaan. Kata kunci : industri obat bewan, keunggulan bersaing, KSF, core competence

Competitive advantage is a reflection of corporate performance and this is an important element in winning the competition. However, in accordance with technological developments, competitive conditions that exist, the environment and changes in consumer expectations, competitive advantage which is owned by a company over time will increasingly fade. Basing this case a company must continually develop their skills so that they continue to have a competitive advantage in accordance with the existing development so that it can continue to exist and grow. PT Median is a veterinary medicine and animal husbandry equipment manufacturer, based in Bandung, at this moment PT. Median not only develop its business in Indonesia but also in foreign counttry. To address the existing competition in the industry, PT. Median should have a competitive advantage that they can use to win the competition. The creation of competitive advantage can be developed from the best activities in the value chain companies by considering industrial conditions summarized in the key success factors (KSFs) as a key factor to come out and win the competition and also the vision and mission of the company as the company's business direction. Analysis of PT. Median by using the value chain framework shows that the company has three best activities in their value chain, they are research and product development, marketing and distribution and the latter is the after sales service. Industry environment analysis shows that there are three KSF which is a key factor to win the competition in the future. These factors include mastery of science and technology, marketing and strong distribution and the latter is human resources. With this KSFs, best internal activities of the company (core competence) and also consider the company's vision and mission, form ulating competitive strategy for PT. Median in veterinary medicine industry in Indonesia is carried out. Formulation suggested strategy are developing into other businesses that are related, the creation of an plasma-nucleus program, and also us ing internet applications for customers with integration to ERP company. Keywords: veterinary medicine industry, competitive advantage, KSF, core competence

Kata Kunci : Industri obat hewan,Keunggulan bersaing,KSF,Core competence

  1. S2-FEB-2010-Sigit_Cahyana_Adi-ABSTRACT.pdf  
  2. S2-FEB-2010-Sigit_Cahyana_Adi-BIBLIOGRAPHY.pdf  
  3. S2-FEB-2010-Sigit_Cahyana_Adi-TABLEOFCONTENT.pdf  
  4. S2-FEB-2010-Sigit_Cahyana_Adi-TITLE.pdf