Laporkan Masalah

Identitas Diri Selebritas dalam Film Dokumenter Analisis Semiotika Film “Selena Gomez: My Mind and Me” Tahun 2022

Ovira Dewi Calista Febriana, Lidwina Mutia Sadasri S.I.P, M.A.

2026 | Skripsi | Ilmu Komunikasi

Identitas diri sudah ada pada diri manusia namun seiring dengan berkembangnya diri, individu terkadang dapat kehilangan identitas diri ketika mulai beranjak dewasa. Beberapa individu mengalami gangguan identitas diri yang membuat perilaku berubah sehingga dirinya yang dulu sudah tidak lagi ada. Identitas diri yang berubah terjadi karena permasalahan dan perjalanan hidup. Dalam kehidupan ini, identitas diri perlu dipertahankan untuk membuat seorang individu lebih baik dalam menjalani kehidupan. Identitas diri yang kuat membuat seorang individu dapat menunjukkan kepercayaan diri. Film menggambarkan makna kehidupan dan karakterisik dari aktor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis aspek identitas diri pada film dokumenter berjudul “Selena Gomez: My Mind and Me” dengan semiotika Ferdinand De Saussure. Film dokumenter tersebut memperlihatkan cuplikan perjalanan hidup Selena Gomez dari awal merintis karir hingga kesuksesannya. Selama proses ini, Selena Gomez mengalami beberapa permasalahan yang membuat dirinya kesulitan untuk membentuk identitas diri yang kuat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan analisis semiotika Ferdinand De Saussure. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa konflik hidup, krisis identitas diri, mental breakdown, proses adaptasi diri, tidak dihargai, dan mulai menerima kehidupan menjadi elemen yang ditemuan dalam pengembangan identitas diri. Selena Gomez memiliki perjalanan hidup yang lebih sulit dengan kondisi percintaan dan kesehatan yang bermasalah. Namun, dengan perjuangan dan pengalaman hidup yang dimiliki, dirinya mampu untuk terus bertahan hingga mencapai tahap identitas diri yang kuat yaitu dengan menerima diri dan kehidupannya. Film tersebut memiliki aspek identitas diri yang dominan pada personal identity dan enacted identity. Hal ini dikarenakan adegan yang paling banyak ditampilkan pada film mengarah pada perasaan Selena Gomez dan hubungannya dengan keluarga, teman serta lingkungan sekitar. Hasil penelitian menunjukkan adegan yang paling dominan adalah konflik hidup dan krisis identitas diri sebagai tahap dalam mencapai penerimaan diri.

Self-identity is inherent in humans, but as individuals develop, they can sometimes lose it as they grow older. Some individuals experience identity disturbances that cause behavioral changes, leading to the loss of their former selves. Changing self-identities occur due to life's challenges and journeys. In this life, self-identity needs to be maintained to improve an individual's life. A strong self-identity enables an individual to demonstrate self-confidence. Films depict the meaning of life and the characteristics of actors. The purpose of this study is to analyze the self-identity aspect in the documentary film "Selena Gomez: My Mind and Me" using Ferdinand De Saussure's semiotics. The documentary shows footage of Selena Gomez's life journey from the beginning of her career to her success. During this process, Selena Gomez experienced several problems that made it difficult for her to form a strong self-identity. The method used in this study was Ferdinand De Saussure's semiotic analysis. The results of this study show that life conflicts, identity crises, mental breakdowns, self-adaptation processes, being unappreciated, and beginning to accept life are elements found in the development of self-identity. Selena Gomez has had a difficult life journey with problematic relationships and health. However, through her struggles and life experiences, she was able to persevere until she reached a strong stage of self-identity, namely by accepting herself and her life. The film has a dominant aspect of self-identity, namely personal identity and enacted identity. This is because the scenes most often shown in the film lead to Selena Gomez's feelings and relationships with family, friends, and the surrounding environment. The results of the study show that the most dominant scenes are life conflicts and self-identity crises as stages in achieving self-acceptance. 

Kata Kunci : Identitas diri, Film, Dokumenter, Semiotika

  1. S1-2026-479738-abstract.pdf  
  2. S1-2026-479738-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-479738-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-479738-title.pdf