Laporkan Masalah

Perubahan Perilaku Tokoh Utama Dalam Film Ririi Shushu no Subete: Kajian Behaviorisme B.F Skinner

Garnis Famila Ratsono Putri, Wiastiningsih, S.S., M.A., Ph.D.

2025 | Skripsi | SASTRA JEPANG

Penelitian ini menganalisis perubahan perilaku dua tokoh utama film berjudul Ririi Shushu no Subete karya Shunji Iwai menggunakan teori behaviorisme B.F Skinner serta menganalisis tema dan fakta cerita di dalamnya. Film ini menceritakan pertemanan dua remaja yang berakhir tragis. Teori behaviorisme berfokus pada perilaku manusia dan berasumsi adanya hubungan antara stimulus (rangsangan) dengan perilaku (behavior). Tujuan dari penelitian ini adalah memahami bentuk perubahan perilaku pada tokoh utama dan memahami stimulus yang menyebabkan perubahan perilaku tersebut.

Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Setelah menganalisis tema dan fakta cerita pada film, selanjutnya dilakukan analisis bentuk perubahan perilaku tokoh serta stimulus penyebabnya. Hoshino mengalami perubahan perilaku menjadi sosok yang kejam dan suka merundung. Sedangkan Yuuichi mengalami dua kali perubahan perilaku yaitu menjadi murung dan penakut, lalu menjadi nekat dan berani membunuh. 

Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa stimulus-stimulus yang didapat oleh kedua tokoh sebagian besar berasal dari lingkungan dengan penguatan positif. Penguatan positif tersebut memperbesar frekuensi perubahan perilaku.  Perubahan perilaku kedua tokoh tersebut saling mempengaruhi satu sama lain, perubahan perilaku Hoshino yang menjadi perundung menjadi stimulus bagi perubahan perilaku Yuuichi ketika melakukan pembunuhan terhadap Hoshino.  Kedua tokoh utama pada film ini adalah remaja pada masa peralihan antara seseorang beranjak dari anak-anak menjadi dewasa. Pada masa ini peran lingkungan sangat berpengaruh pada pembentukan karakter seseorang. Oleh karena itu, peran orang tua dan orang di sekitar sangat diperlukan untuk mengawasi apa saja stimulus-stimulus yang dapat mempengaruhi seorang anak pada masa remaja agar tidak terbentuk perilaku yang buruk.



This research analyzes the behavioral changes of the two main characters in the film All About Lily Chou-Chou by Shunji Iwai using B.F. Skinner’s theory of behaviorism, along with an examination of the film’s themes and narrative facts. The film portrays the tragic end of a friendship between two adolescents. Behaviorism focuses on human behavior and assumes a relationship between stimuli and observable responses. The aim of this research is to identify the forms of behavioral changes exhibited by the main characters and to understand the stimuli that triggered those changes.

This research employs a qualitative method with a descriptive approach. After analyzing the themes and narrative facts of the film, the research further explores the behavioral changes of the characters and the stimuli that caused them. Hoshino undergoes a transformation into a cruel and bullying figure. Yuuichi experiences two phases of behavioral change: initially becoming withdrawn and fearful, then shifting into a reckless and violent persona, culminating in the act of murder.

The findings reveal that most of the stimuli influencing the characters originate from their environment and take the form of positive reinforcement, which increases the frequency of behavioral changes. The behavioral changes of the two characters are shown to be mutually influential. Hoshino’s transformation into a bully serves as a stimulus for Yuuichi’s eventual violent response. As adolescents transitioning from childhood to adulthood, the main characters are highly susceptible to environmental influences. Therefore, the role of parents and surrounding adults is crucial in monitoring the types of stimuli that adolescents are exposed to in order to prevent the development of harmful behaviors.



Kata Kunci : perubahan perilaku, stimulus, peran lingkungan

  1. S1-2025-473906-abstract.pdf  
  2. S1-2025-473906-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-473906-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-473906-title.pdf