FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI INTENSI MELANJUTKAN PENGGUNAN E-COMMERCE SIBAKUL JOGJA OLEH PELAKU UMKM DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Tenny Natalia Br Sembiring, Prof. Dr. Ir. Irham, M.Sc.; Ir. Any Suryantini, M.M., Ph.D.
2025 | Tesis | S2 Magister Manj.Agribisnis
Transformasi digital dalam sektor UMKM menjadi aspek penting untuk meningkatkan daya saing dan efisiensi bisnis. SiBakul Jogja sebagai platform e-commerce lokal yang diluncurkan oleh Dinas Koperasi dan UKM Yogyakarta, bertujuan mendukung UMKM melalui fasilitasi digitalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui perilaku adopsi dan kategori adopter SiBakul Jogja, (2) mengetahui tingkat intensi untuk melanjutkan penggunaan, dan (3) mengetahui pengaruh perilaku adopsi terhadap intensi untuk melanjutkan penggunaan SiBakul Jogja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode PLS-SEM. Sampel penelitian terdiri dari 100 pelaku UMKM aktif pengguna SiBakul Jogja di Yogyakarta. Variabel yang diteliti meliputi sikap, pengetahuan, keterampilan, keberanian mengambil risiko, serta persepsi manfaat, konfirmasi, kepuasan, dan intensi untuk melanjutkan penggunaan, berdasarkan model Expectation Confirmation Model (ECM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku adopsi pelaku UMKM berada pada kategori baik dengan sebagian besar tergolong sebagai late majority. Intensi untuk melanjutkan penggunaan SiBakul Jogja berada pada kategori tinggi. Sikap dan keberanian mengambil risiko terbukti berpengaruh signifikan terhadap intensi untuk melanjutkan penggunaan. Faktor konfirmasi dan persepsi manfaat juga memberikan kontribusi besar terhadap kepuasan dan intensi untuk melanjutkan penggunaan SiBakul Jogja.
Digital transformation in the SME sector is an important aspect for improving business competitiveness and efficiency. SiBakul Jogja, a local e-commerce platform launched by the Yogyakarta Cooperative and SME Agency, aims to support SMEs through digitalization facilitation. This study aims to: (1) determine the adoption behavior and categories of SiBakul Jogja adopters, (2) determine the level of continuance intention of using the platform, and (3) determine the influence of adoption behavior on the continuance intention of using the SiBakul Jogja. The study employs a quantitative approach using the PLS-SEM method. The research sample consists of 100 active SMEs users of SiBakul Jogja in Yogyakarta. The variables studied include attitude, knowledge, skills, risk-taking courage, as well as perceived of usefulness, confirmation, satisfaction, and continuance intention of using the platform, based on the Expectation Confirmation Model (ECM). The results show that the adoption behavior of SMEs falls into the good category, with most classified as late majority. The continuance intention of using SiBakul Jogja is in the high category. Attitude and risk-taking courage were found to have a significant influence on the continuance intention of using SiBakul Jogja. Confirmation and perceived of usefulness also significantly contribute to satisfaction and the continuance intention of using SiBakul Jogja.
Kata Kunci : UMKM, perilaku adopsi, intensi untuk melanjutkan, SiBakul Jogja, ECM