Laporkan Masalah

AGENSI MUSIKAL UNTUK KEBERLANJUTAN RELASI BUDAYA: PRAKTIK GONDANG SIPITU LILI OLEH PARGONSI PARMALIM PADA PESTA TUGU DI SIBISA

Nurpita sari br silitonga, 1. Dr. Aton Rustandi Mulyana, M.Sn., 2. Dr. Samsul Maarif, M.A.

2025 | Tesis | S2 Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa

Gondang Sabangunan, khususnya Gondang Sipitu Lili, merupakan salah satu warisan musik tradisional Batak Toba yang kaya nilai adat dan spiritual. Dalam konteks Pesta Tugu di Sibisa, praktik musikal ini masih dilestarikan oleh pargonsi parmalim sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur yang diyakini membawa doa, penghormatan, dan komunikasi spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran pargonsi parmalim dalam mempertahankan praktik Gondang Sipitu Lili. Peran tersebut tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses marsahala guru, yaitu tradisi belajar dari guru senior yang telah dianggap menguasai gondang secara musikal maupun spiritual. Musik tidak dipahami hanya sebagai bentuk bunyi (teks), tetapi sebagai praktik sosial yang dijalankan dalam konteks adat yang kompleks. Musik gondang hadir bersama nilai-nilai adat, aturan sosial, dan makna spiritual yang memengaruhi bagaimana musik itu dimainkan dan diterima oleh masyarakat. Hubungan ini menunjukkan bahwa tindakan musikal pargonsi terbentuk dalam relasi agensi yaitu hubungan antara pelaku, masyarakat, adat, dan gondang itu sendiri. Pargonsi tidak bertindak sendirian, melainkan merespons nilai-nilai adat dan ekspektasi masyarakat, sehingga tercipta jaringan agensi yang bersifat timbal balik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnomusikologi untuk mengungkap dinamika konteks budaya, relasi antara pargonsi, dan masyarakat dalam pelaksanaan Pesta Tugu. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa agensi sebagai relasi sosial mendukung gagasan konteks bahwa musik tidak hidup sendiri sebagai teks, tetapi dibentuk dan dijalankan dalam hubungan sosial, spiritual, dan budaya yang kompleks. Gondang Sipitu Lili bukan hanya musik, tetapi juga cara masyarakat mempertahankan identitas dan nilai leluhur melalui praktik yang dijalankan bersama. 

Gondang Sabangunan, especially Gondang Sipitu Lili, is one of the traditional Batak Toba musical heritages rich in cultural and spiritual values. In the context of the Pesta Tugu in Sibisa, this musical practice is still preserved by the pargonsi parmalim as a form of respect to the ancestors, believed to bring prayers, homage, and spiritual communication. This research examines the role of pargonsi parmalim in preserving the practice of Gondang Sipitu Lili. This role did not emerge instantly, but rather through the process of marsahala guru, which is the tradition of learning from senior teachers who are considered to master gondang both musically and spiritually. Music is not understood merely as a form of sound (text), but as a social practice carried out within a complex customary context. Gondang music comes with customary values, social rules, and spiritual meanings that influence how the music is played and received by the community. This relationship shows that the musical actions of pargonsi are formed within an agency relationship, which is the connection between the performers, the community, the customs, and the gondang itself. Pargonsi do not act alone, but rather respond to customary values and societal expectations, thus creating a reciprocal network of agency. This research uses qualitative methods with an ethnomusicological approach to uncover the dynamics of the relationship between pargonsi, customary values, and the indigenous community in the implementation of the Pesta Tugu. The results of this study indicate that agency as a social relation supports the contextual idea that music does not exist independently as a text, but is formed and performed within complex social, spiritual, and cultural relationships. Gondang Sipitu Lili is not just music, but also a way for the community to preserve their identity and ancestral values through practices carried out together.

Kata Kunci : Gondang Sipitu Lili, Pargonsi Parmalim, Agensi Musikal.

  1. S2-2025-524349-abstract.pdf  
  2. S2-2025-524349-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-524349-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-524349-title.pdf