Pengaruh Kesadaran akan Lingkungan, Nilai Etis Lingkungan, dan Insentif Finansial terhadap Intensi Pembelian Battery Electric Vehicle dengan Pengetahuan terhadap Carbon Accounting sebagai Variabel Moderasi
Leony Gracea, Gunawan Wibisono, S.E., M.Acc., CA.,
2025 | Skripsi | AKUNTANSI
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
faktor-faktor yang memengaruhi intensi pembelian Battery Electric Vehicle
(BEV) pada mahasiswa akuntansi, dengan pengetahuan mengenai carbon
accounting sebagai variabel moderasi. Latar belakang penelitian ini
didasarkan pada meningkatnya adopsi BEV sebagai bagian dari transisi menuju
konsumsi berkelanjutan, meskipun masih terdapat dilema etika dan lingkungan
yang mengikuti. BEV sering dipersepsikan sebagai solusi ramah lingkungan,
tetapi proses produksinya, khususnya baterai lithium-ion, serta sumber
energi listrik yang masih bergantung pada batubara, menimbulkan pertanyaan
terkait keberlanjutan dari BEV. Penelitian ini memberikan kebaruan dengan
menambahkan pengetahuan tentang carbon accounting sebagai faktor
moderasi, yang belum banyak dibahas dalam penelitian terdahulu. Penelitian
dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan kuesioner terhadap
mahasiswa akuntansi, untuk melihat pengaruh kesadaran akan lingkungan, nilai
etis lingkungan, dan insentif finansial terhadap intensi pembelian BEV. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa kesadaran akan lingkungan dan insentif finansial
berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat pembelian, sedangkan pengetahuan
carbon accounting tidak mampu memoderasi hubungan antara kesadaran akan lingkungan dengan niat membeli. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi
dasar untuk mengedukasi konsumen, pengambilan kebijakan insentif, serta
strategi pemasaran BEV yang lebih bertanggung jawab.
This study aims to analyze the factors that influence the purchase intention of Battery Electric Vehicles (BEVs) among accounting students, with knowledge of carbon accounting as a moderating variable. The research is grounded in the increasing adoption of BEVs as part of the transition toward sustainable consumption, despite ongoing ethical and environmental dilemmas. BEVs are often perceived as environmentally friendly solutions, yet their production processes, particularly lithium-ion batteries, and the continued reliance on coal-based electricity raise questions about their actual sustainability. This research offers novelty by introducing carbon accounting knowledge as a moderating factor, which has been rarely explored in previous studies. The study adopts a quantitative approach using questionnaires distributed to accounting students to examine the influence of environmental awareness, environmental ethical values, and financial incentives on BEV purchase intention. The results indicate that environmental awareness and financial incentives have a positive and significant impact on purchase intention, while carbon accounting knowledge does not moderate the relationship between environmental awareness and purchase intention. This research is expected to serve as a foundation for consumer education, policy making on incentives, and the development of more responsible marketing strategies for BEVs.
Kata Kunci : Battery Electric Vehicle, intensi pembelian, kesadaran akan lingkungan, nilai etis lingkungan, insentif finansial, carbon accounting.