Laporkan Masalah

Efektivitas Komunikasi Nonverbal dari Penari ke Penonton melalui Gerak Tubuh dalam Pertunjukan Ramayana Ballet Prambanan

Rizkyana Sindhi Ardani, Dr. Pande Made Kutanegara, M.Si.

2025 | Skripsi | ANTROPOLOGI BUDAYA

Pertunjukan Ramayana Ballet Prambanan merupakan contoh menarik bagaimana dalam seni pertunjukan, tubuh dapat menjadi media komunikasi nonverbal untuk menyampaikan narasi cerita. Penelitian ini berangkat dari keingintahuan mengenai bagaimana sebuah kisah epos kompleks seperti Ramayana dapat disampaikan dan dipahami oleh penonton hanya melalui gerak tubuh yang menjadi saluran utama penyampaiannya. Sehingga tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas komunikasi nonverbal yang disampaikan melalui gerak tubuh penari serta memahami proses interpretasi makna oleh penonton. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan penonton dari beragam latar belakang, serta studi dokumenter terhadap naskah, foto, dan video pementasan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerak tubuh dalam pertunjukan Ramayana Ballet Prambanan secara umum mampu menyampaikan cerita atau kisah dan ekspresi emosional kepada penonton secara efektif. Namun, tingkat pemahaman penonton terhadap pesan yang disampaikan menunjukkan variasi, yang dipengaruhi oleh sejumlah faktor internal, seperti pengetahuan awal mengenai kisah Ramayana, pengalaman estetis, dan latar belakang budaya masing-masing individu. Di samping itu, faktor eksternal seperti interaksi sosial serta unsur nonverbal lainnya juga turut membentuk proses interpretasi penonton terhadap pertunjukan. Dengan demikian, komunikasi nonverbal melalui gerak tubuh dalam pertunjukan ini dapat dikatakan cukup efektif dalam menyampaikan pesan naratif dan emosional, meskipun tetap menyisakan ruang bagi interpretasi yang beragam sesuai dengan pengalaman dan persepsi masing-masing penonton.

The Ramayana Ballet Prambanan performance offers a compelling illustration of how in the domain of performing arts, the body can function as a nonverbal medium for conveying the narrative of a story. This research stems from the curiosity of how a complex epic such as the Ramayana can be delivered and understood by the audience solely through bodily movements. Therefore, the main objective of this study is to analyze the effectiveness of nonverbal communication conveyed through dancers’ movements and to understand the audience’s process of interpreting meaning. Using a qualitative approach, data were collected through participatory observation, in-depth interviews with audiences from various cultural backgrounds, and documentary studies involving scripts, photos, and performance videos.

The result shows that bodily movement in the Ramayana Ballet Prambanan performance is generally effective in delivering both narrative and emotional content to the audience. However, the level of audience comprehension varies, influenced by internal factors such as prior knowledge of the Ramayana story, aesthetic experience, and cultural background. Moreover, external factors such as social interaction and other nonverbal elements, also influence the audience's interpretation process. Thus, nonverbal communication through bodily movement in this performance can be considered fairly effective in conveying narrative and emotional messages. However, it is important to note that the interpretation of these messages is subject to individual variation, influenced by each viewer's unique personal experiences and perceptions.

Kata Kunci : komunikasi nonverbal, gerak tubuh, Ramayana Ballet Prambanan, interpretasi penonton

  1. S1-2025-476614-abstract.pdf  
  2. S1-2025-476614-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-476614-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-476614-title.pdf