Laporkan Masalah

Praktik Corporate Social Responsibility pada Jaringan Hotel Berdasarkan Kepemilikan dan Afiliasinya di Yogyakarta (Studi Kasus Praktik CSR Hyatt Regency Yogyakarta, Patra Malioboro Hotel, dan Gallery Prawirotaman Hotel)

CITRA KUMALA PUTRI, Bahruddin S.Sos., M.Sc., Ph.D

2024 | Skripsi | ILMU SOSIATRI

    Etika bisnis merupakan bentuk upaya perusahaan dalam menerapkan operasi bisnis berkelanjutan. Terdapat berbagai bentuk implementasi etika bisnis, salah satunya adalah CSR (Corporate Social Responsibility). Saat ini, CSR menjadi tren berbagai perusahaan mengingat dampaknya yang mampu menguntungkan tidak hanya bagi para penerima manfaat, melainkan juga perusahaan itu sendiri. Bagi industri perhotelan, praktik CSR telah berkembang dengan implementasi yang bervariasi, terkhusus mengacu pada situasi serta kondisi stakeholders terdekat di wilayah perusahaan. Variasi dan kualitas implementasi praktik CSR banyak dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya yakni jenis kepemilikan dan afiliasi hotel yang kemudian menentukan skala operasionalnya.

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengeksplorasi praktik-praktik CSR yang diterapkan oleh berbagai jaringan hotel dengan jenis kepemilikan dan afiliasi berbeda, berupa jaringan hotel multinasional, jaringan hotel nasional, dan hotel independen di Yogyakarta. Penelitian ini juga mengidentifikasi karakteristik tertentu dalam praktik CSR di tiap hotel. Terdapat tiga subjek penelitian utama dalam penelitian ini, antara lain (1) Hyatt Regency Yogyakarta sebagai representasi jaringan hotel multinasional; (2) Patra Malioboro Hotel sebagai representasi jaringan hotel nasional; dan (3) Gallery Prawirotaman Hotel sebagai representasi hotel independen. Penulis menggunakan sudut pandang teori institusional dalam menganalisis serta menafsirkan data. Pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi dengan metode penelitian kualitatif desain multiple case study dengan pendekatan komparatif. Dalam penelitian ini, verifikasi atau pengecekan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi data.

    Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi dan kompleksitas berbeda dari kelima aspek praktik CSR yang dianalisis di ketiga hotel. Temuan menunjukkan bahwa unit hotel yang tergabung dalam jaringan dan/atau afiliasi, dalam konteks ini adalah Hyatt Regency Yogyakarta dan Patra Malioboro Mall, memiliki rangkaian praktik CSR yang lebih sistematis dan terstruktur apabila dibandingkan dengan hotel independen seperti Gallery Prawirotaman Hotel. Penelitian ini berkontribusi dalam mengonfirmasi argumentasi dengan perspektif institusional yang mengindikasikan bahwa perbedaan kualitas serta sistem manajemen dalam CSR dipengaruhi oleh status atau jaringan organisasi perusahaan.

    Business ethics is a form of effort by companies to implement sustainable business operations. There are various ways to implement business ethics, one of which is Corporate Social Responsibility (CSR). Currently, CSR has become a trend among various companies, considering its impact, which can benefit not only the beneficiaries but also the companies themselves. In the hospitality industry, CSR practices have evolved with diverse implementations, particularly referred to situations and conditions stakeholders to the company’s area. The variation and quality of CSR practice implementation are greatly influenced by various factors, one of which is the type of ownership and affiliation of the hotel, which, in turn, determines its operational scale.

    This research aims to understand and explore the CSR practices implemented by various hotel chain with different types of ownership and affiliation, including multinational hotel chains, national hotel chains, and independent hotels in Yogyakarta. This research also identifies specific characteristics of CSR practices in each hotel. There are three main research subjects in this study: (1) Hyatt Regency Yogyakarta, representing a multinational hotel chain; (2) Patra Malioboro Hotel, representing a national hotel chain; and (3) Gallery Prawirotaman Hotel, representing an independent hotel. The author employs an institutional theory perspective to analyze and interpret the data. Data collection is conducted through in-depth interviews, observations, and document studies using a qualitative research method with a multiple case study design and a comparative approach. In this study, data verification or validation is carried out through data triangulation.

    The research results indicate variations and different complexities in the five aspects of CSR practices analyzed across the three hotels. The findings indicate hotel that associated with a chain and/or affiliation, in this context Hyatt Regency Yogyakarta and Patra Malioboro Hotel, have a more systematic and structured of CSR practices compared to independent hotels like Gallery Prawirotaman Hotel. This research supports the argument from an institutional perspective, suggesting that differences in the quality and management systems of CSR are influenced by the hotel’s ownership status or organizational chain affiliation.

Kata Kunci : praktik CSR, industri perhotelan, jaringan hotel, teori institusional

  1. S1-2024-459841-abstract.pdf  
  2. S1-2024-459841-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-459841-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-459841-title.pdf