MASKULINITAS DAN EKSKLUSI SOSIAL DALAM QUI A TUÉ MON PÈRE KARYA ÉDOUARD LOUIS
ARIS KRISTANTO NUGROHO, Dr. Wulan Tri Astuti, S.S., M.A.
2024 | Skripsi | SASTRA PERANCIS
Penelitian ini membahas maskulinitas dan eksklusi sosial dalam novel autobiografi Qui a tué mon père karya Édouard Louis yang memuat isu-isu sosial politik di Prancis. Hubungan keduanya terjalin lewat narasi retrospektif di sepanjang cerita yang memantik dua permasalahan utama penelitian ini, yaitu bentuk-bentuk maskulinitas yang dinarasikan dalam novel dan pengaruh maskulinitas terhadap trajektori hidup tokoh di dalamnya. Dengan menggunakan teori sosial dalam relasi gender dari Raewyn Connell beserta gagasannya tentang konsep maskulinitas yang bersifat jamak, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk maskulinitas yang berkontestasi dalam novel dan menelaah pengaruh maskulinitas terhadap trajektori hidup tokoh. Lebih lanjut, konsep eksklusi sosial dipakai sebagai pisau analisis untuk menjelaskan trajektori maskulin tokoh. Data penelitian ini diklasifikasikan ke dalam dua kategori untuk kemudian dianalisis dengan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontestasi bentuk-bentuk maskulinitas dimungkinkan dalam tatanan sosial patriarkis dan heteronormatif di mana terdapat ketimpangan dalam relasi gender. Selain itu, temuan analisis juga mengungkap bahwa maskulinitas berpengaruh pada proses eksklusi sosial tokoh yang dilakukan oleh negara. setiap individu menanggung konsekuensi dari bentuk maskulinitas yang dipraktikkannya. Yang perlu digarisbawahi, setiap individu pada akhirnya menanggung konsekuensi dari bentuk maskulinitas yang dipraktikkannya dalam perjalanan hidupnya.
This study discusses masculinities and social exclusion in the autobiographical novel Qui a tué mon père by Édouard Louis, whose stories are related to sociopolitical issues in France. The interplay between them is driven by the retrospective narrative that brings up two main problems in this study, namely the forms of masculinity narrated in the novel and the impact of masculinity in the life trajectory of a character. Drawing upon Raewyn Connell’s social theory of gender and her notion about multiple masculinities, this study aims to explore particular masculinities contested in the novel and to investigate the impact of masculinities on the life trajectory of a character. Furthermore, the concept of social exclusion is utilized as an analytical tool to explain the masculine trajectory of a character. The data is classified into two main categories before being analyzed by a qualitative descriptive approach. The results show that a certain masculinity contest occurred within a patriarchal and heteronormative gender order in which gender inequality is enabled. Moreover, the findings also revealed that masculinities tacitly affected a character's social exclusion process by the state. It is important to point out that each bears consequences for the forms of masculinity they practice in their life trajectory after all.
Kata Kunci : eksklusi sosial, maskulinitas, Qui a tué mon père, trajektori maskulin