Makna Puisi ''La Syafa'ah'' Dalam Antologi Misbahatu Ar-Raiis Karya Abdu Ar-Rahman Yusuf: Analisis Semiotik Riffaterre
NABILA PUTRI LUTHFIANI, Dr. Zulfa Purnamawati, S.S., M.Hum.
2024 | Skripsi | SASTRA ARAB
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kondisi Mesir pada masa pemerintahan Hosni Mubarak, yang digambarkan melalui tanda-tanda pada puisi ‘’L? Syaf?’ah’’ dalam antologi Misba?atu ar-Ra’?s yang ditulis oleh ‘Abdu ar-Ra?man Y?suf yang merupakan seorang sastrawan, sekaligus jurnalis dan politisi Mesir. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori semiotik Riffaterre. Adapun metode yang digunakan adalah dua dari empat metode analisis yang ditawarkan oleh Riffaterre, yaitu ketaklangsungan ekspresi dan pembacaan semiotic yang terdiri dari pembacaan heuristik dan hermeneutik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi ini merupakan
bentuk kritikan terhadap kepemimpinan Mubarak di Mesir yang menyebabkan
terjadinya permasalahan politik di Mesir diantaranya, yaitu meningkatnya angka
pengangguran, korupsi, kolusi, nepotisme, kesenjangan sosial, keamanan,
demokrasi, dan kondisi ekonomi yang memprihatinkan serta penyalahgunaan
kekuasaan selama masa pemerintahannya. Hal tersebut menyebabkan kekecewaan yang
berkepanjangan di kalangan rakyat, yang memunculkan adanya perlawanan melalui
gerakan solidaritas dan protes terhadap pemerintah diktator. Gerakan Kefaya dan
protes online menjadi contoh nyata dari bentuk perlawanan ini, yang pada
akhirnya mendorong perubahan sosial dan politik di negara tersebut.
This research aims to reveal the conditions in Egypt during
Hosni Mubarak's era, depicted through the signs in the poem "L?
Syaf?’ah" from the anthology Misba?atu ar-Ra’?s, written by ‘Abdu
ar-Ra?man Y?suf, who is a literary figure, journalist, and politician from
Egypt. The theory used in this research is Riffaterre's semiotic theory. The
methods applied are two out of four analytical methods offered by Riffaterre,
namely the discontinuity of expression and semiotic reading, which consist of
heuristic and hermeneutic reading.
The research results indicate this poem is a form of
critique against Mubarak's leadership in Egypt, which led to political upheaval
in the country, including increased unemployment rates, corruption, collusion,
nepotism, social inequality, security issues, lack of democracy, a troubling
economic situation, and abuse of power during his administration. This caused
prolonged disappointment among the people, leading to resistance through acts
of solidarity and protests against the dictatorial government. The Kefaya
movement and online protests are concrete examples of this resistance, which
eventually drove social and political change in the country.
Kata Kunci : La Syafa'ah, Abdu ar-Rahman Yusuf, Hosni Mubarak, Mesir, Semiotik Riffaterre.