Laporkan Masalah

PERAN KESEIMBANGAN KEHIDUPAN KERJA DALAM MEMEDIASI PENGARUH DUKUNGAN ORGANISASIONAL PERSEPSIAN TERHADAP DEPRESI DAN KECEMASAN

RIZKI WAHYUNING D, Sari Sitalaksmi, M.Mgt., Ph.D

2022 | Tesis | MAGISTER SAINS MANAJEMEN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran keseimbangan kehidupan kerja dalam memediasi pengaruh dukungan organisasional persepsian terhadap depresi dan kecemasan. Penelitian ini menggunakan metode survei pada 113 karyawan yang bekerja dari rumah secara penuh waktu. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan SEM-PLS dengan aplikasi Warp PLS. Hasil empiris mengungkapkan bahwa dukungan organisasional persepsian memiliki pengaruh negatif tergadap depresi dan kecemasan. Terkait dengan teori Job Demand Resource, keseimbangan kehidupan kerja juga telah terbukti memiliki efek mediasi pada pengaruh dukungan organisasinal persepsian terhadap depresi dan kecemasan. Penelitian ini juga memiliki keterbatasan, kriteria sampel dalam penelitian ini adalah karyawan yang bekerja dari rumah secara penuh waktu. Namun, banyak perusahaan dan/atau organisasi menerapkan kebijakan bekerja dari rumah secara paruh waktu, sehingga sampel yang diperoleh dalam penelitian ini tidak besar, tetapi cukup untuk penelitian. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi bagi manajer dan organisasi untuk memperhatikan kesejahteraan karyawannya. Penting bagi organisasi untuk memperhatikan kebijakannya terutama ketika karyawan bekerja dari rumah, seperti memberikan jam kerja normal, memberikan fasilitas berupa peminjaman laptop/PC dan pemancar wifi, peduli terhadap kesehatan karyawan terutama saat pandemi, memperhatikan kesejahteraan karyawannya, sehingga dapat menciptakan keseimbangan kehidupan kerja bagi karyawannya. Penelitian ini menggunakan teori peran dan teori job demand resource untuk menguji peran keseimbangan kehidupan kerja dalam memediasi pengaruh dukungan organisasional persepsian terhadap depresi dan kecemasan.

This study aims to determine how the role of work-life balance in mediating the effect of perceived organizational support on depression and anxiety. This study uses a survey method on 113 employees who work from home on a full time basis. The data obtained were then analyzed using SEM-PLS with the Warp PLS application. Empirical results reveal that perceived organizational support has a negative effect on depression and anxiety. Related to the Job Demand Resource theory, work-life balance has also been shown to have a mediating effect on the effect of perceived organizational support on depression and anxiety. This study also has limitations, the sample criteria in this study are employees who work from home full time. However, many companies and/or organizations implement a policy of working from home on a part-time basis, so the sample obtained in this study is not large, but sufficient for research. This research is expected to provide information for managers and organizations to pay attention to the welfare of their employees. It is important for organizations to pay attention to their policies, especially when employees work from home, such as providing normal working hours, providing facilities in the form of borrowing laptops/PCs and wifi transmitters, caring about employee health especially during a pandemic, paying attention to the welfare of their employees, so as to create a work-life balance for their employees. . This study uses role theory and job demand resource theory to examine the role of work-life balance in mediating the effect of perceived organizational support on depression and anxiety.

Kata Kunci : Dukungan organisasional persepsian, keseimbangan kehidupan kerja, depresi, kecemasan, work-life balance, perceived organizational support, depression, anxiety, work from home.

  1. S2-2-22-452886-Abstract Abstrak.pdf  
  2. S2-2022-452886-bibliography.pdf  
  3. S2-2022-452886-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2022-452886-title.pdf