Laporkan Masalah

STRATEGI PENGEMBANGAN PEMASARAN PADI RAWA PASANG SURUT BINAAN DELTA KAYAN FOOD ESTATE DI DESA TANJUNG BUKA SP. 1 KECAMATAN TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN

PUTERI APRILANI, Prof. Dr. Ir. Masyhuri;Dr. Ir. Suhatmini Hardyastuti, S.U

2020 | Tesis | Magister Manajemen Agribisnis

Pemerintah telah berusaha membangun ketahanan pangan yang lebih mandiri dan berdaulat. Namun akibat implementasi yang belum matang pada Delta Kayan Food Estate serta belum terdapatnya strategi yang dirancang secara khusus mengenai cara pemasaran agar lebih berkembang maka diperlukan perumusan strategi pengembangan pemsaran yang tepat.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi strategi pengembangan pemasaran padi rawa pasang surut untuk mendukung kegiatan ekonomi di daerah Kalimantan Utara. Penelitian lokasi di Kabupaten Bulungan Desa Tanjung Buka SP.1 dengan pertimbangan salah satu desa yang ditujukan untuk dilaksanakannya pengembangan pangan skala luas (food estate) yang bernama Delta Kayan Food Estate. Data penelitian bersumber dari data primer dan data sekunder. Data primer mencakup variabel internal dan eksternal yang memengaruhi kegiatan pertanian di wilayah Desa Tanjung Buka SP.1. Analisis data menggunakan SWOT dan QSPM. Analisis SWOT menunjukkan terdapat empat indikator kekuatan dan tujuh indikator kelemahan pada faktor internal. Empat indikator peluang dan tiga indikator ancaman pada faktoreksternal, serta terdapat delapan strategi alternatif untuk pengembangan pemsaran padi rawa pasang surut yang dapat diterapkan. Analisis QSPM menyimpulkan bahwa prioritas strategis pertama adalah meningkatkan kerjasama dengan instansi terkait guna mendapatkan pembangunan.

The government has tried to build food security that is more independent and sovereign. However, due to the immature implementation of the Delta Kayan Food Estate and the absence of a specifically designed strategy on how to be more developed marketing, it is necessary to formulate an appropriate marketing development strategy. The aim of this study is to identify a development strategy for marketing the tidal swamp marketing to support economic activities in the North Kalimantan area. The location study in Bulungan District, Tanjung Buka SP.1 was taken into consideration by one of the villages aimed at implementing a large scale food estate development called Delta Kayan Food Estate. Research data sourced from primary data and secondary data. Primary data include internal and external variables that affect agricultural activities in the village of Tanjung Buka SP.1. Data analysis using SWOT and QSPM. SWOT analysis shows that there are four indicators of strength and seven indicators of weakness on internal factors. Four indicators of opportunity and three indicators of threats to external factors, as well as eight alternative strategies for the development of tidal swamp rice markets that can be applied. The QSPM analysis concludes that the first strategic priority is to increase cooperation with relevant agencies in order to obtain development.

Kata Kunci : Padi Rawa Pasang Surut, Strategi, SWOT, QSPM

  1. S2-2020-422275-abstract.pdf  
  2. S2-2020-422275-bibliography.pdf  
  3. S2-2020-422275-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2020-422275-title.pdf