Hubungan antara Koping Religius dan Kesejahteraan Psikologis pada Remaja Penghafal Alquran
NURUL ALFI LAILI, Haryanto, Drs., M.Si., Psikolog
2018 | Skripsi | S1 PSIKOLOGIPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara koping religius dengan kesejahteran psikologis pada remaja penghafal Alquran. Hipotesis yang diajukan adalah ada hubungan yang positif di antara kedua variabel tersebut. Semakin tinggi tingkat koping religius individu akan diikuti semakin tinggi kesejahteran psikologis yang dimiliki begitu juga sebaliknya. Subjek penelitian ini adalah remaja penghafal Alquran MA/SMA. Subjek berjumlah 140 remaja (47 laki-laki dan 93 perempuan) dengan rentang usia 14-18 tahun dari tingkat kelas X, XI, dan XII MA. Skala yang digunakan adalah Skala Koping Religius yang disusun berdasarkan aspek-aspek meaning, control, comfort, intimacy, dan life transformer berdasarkan penelitian Pargament, Koenig, dan Perez (2000) dan Skala Kesejahteraan Psikologis modifikasi dari skala Rachmayani dan Ramadhani (2014) berdasarkan aspek penerimaan diri, kemandirian, tujuan hidup, hubungan positif dengan individu lain, dan penguasaan lingkungan dari teori kesejahteraan psikologis Ryff (1989). Metode analisis data yang digunakan adalah analisis korelasi product moment Pearson dengan menggunakan program komputer SPSS versi 21 untuk Windows. Hasil perhitungan statistik menunjukkan nilai korelasi r = 0,395 (p < 0,0). Hasil tersebut menunjukkan bahwa hipotesis penelitian diterima yang artinya terdapat hubungan positif antara koping religius dengan kesejahteran psikologis.
This study aimed to determine whether there are any correlation between religious coping and psychological well-being in adolescence who memorized the Holy Quran. The initial presumption put forward in this study is that there is a positive correlation between religious coping and psychological well-being in adolescence who memorized the Holy Quran. The higher religious coping the individuals have, the higher their psychological well-being and on the contrary. Ths subjects are 140 high school students (47 boys and 93 girls) aged 14-18 years old the X, XI, XII grade. Measuring tools used are two scales including Religious Coping Scale which is based on the aspects of meaning, control, comfort, intimacy, and life transformer proposed by Pargament, Koenig, and Perez (2000) also Psychological Well-being Scale which is modified from Rachmayani dan Ramadhani Scale (2014). Data analysis method used is Pearson product moment correlation analysis using computer program SPSS version 21 for Windows. The result indicate r = 0,395 (p < 0,0). This result shows that the initial presumption of this study is accepted, which means that there is a positive correlation between religious coping and psychological well-being in adolescence who memorized Holy Quran.
Kata Kunci : kesejahteran psikologis, koping religius, remaja penghafal Alquran