Laporkan Masalah

Perjalanan Halal sebagai Bentuk Negosiasi Pejalan dalam The Jilbab Traveler karya Asma Nadia Analisis Travel Writing Carl Thompson

HANIFAH ISTIQOMAH, Dr.Sudibyo, M.Hum.

2018 | Tesis | MAGISTER SASTRA

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kehadiran sastra perjalanan yang membawa budaya agama. Budaya agama yang dimaksud adalah jilbab. Hubungan antara perjalanan dan jilbab menjadi hal yang menarik untuk ditelusuri. Penelitian ini akan membahas negosiasi pejalan berjilbab saat melakukan perjalanan dalam The Jilbab Traveler karya Asma Nadia. Permasalahan tersebut akan dianalisis menggunakan konsep Travel Writing yang diungkapkan oleh Carl Thompson. Data yang digunakan adalah teks yang bersumber dari novel The Jilbab Traveler. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskripsi analisis berdasarkan data-data yang ada di dalam novel untuk menemukan hubungan antara gejala-gejala yang muncul di dalamnya dan fakta-fakta empiris pendukung. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perjalanan memberi pengaruh terhadap pejalan berjilbab dalam memandang dunia baru yang dikunjunginya. Jilbab sebagai representasi budaya agama menghasilkan konsep perjalanan halal sebagai bentuk negosiasi. Perjalanan menjadi salah satu kunci menguatkan keimanan karena semakin mendekatkan diri kepada Tuhan.

The background of this research is the presence of travel literature which brings religious culture. The religious culture here is the hijab. The relationship between travel and hijab becomes an interesting topic to be investigated. This research will discuss the negotiation of the hijab traveller when doing the travel in The Jilbab Traveler the work of Asma Nadia. That problem will be analyzed by using travel writing concept revealed by Carl Thompson. The data used were texts from The Jilbab Traveler the novel. The Method of data analysis used in this research was descriptive analysis based on the existed data in the novel to find the relationship between the symptoms appear in it and the supporting empirical facts. The results of this research showed that travel has effect towards hijab travellers in viewing the new world they visit. The hijab as the representation of religious culture generates the concept of permissible travel as the form of negotiation. Travel becomes one of the keys to strengthen their belief because it gets them closer to the God.

Kata Kunci : budaya agama, jilbab, negosiasi, perjalanan halal

  1. S2-2018-404352-abstract.pdf  
  2. S2-2018-404352-bibliography.pdf  
  3. S2-2018-404352-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2018-404352-title.pdf