Laporkan Masalah

Noukanshi dalam Film Okuribito, Antara Realitas dan Harapan: Tinjauan Semiotika Charles Sanders Pierce

FITRIA NORIZA, Robi Wibowo, S.S., M.A.

2018 | Skripsi | S1 SASTRA JEPANG

Penelitian ini membahas film Okuribito garapan Yojiro Takita dengan fokus mencari representasi profesi noukanshi dan konsep kegare jenis shi'e yang merupakan salah satu profesi dan pemikiran yang mendarah daging di Jepang. Selain itu dicari pula perbandingan antara realitas dan pencitraan, serta makna yang terkandung dalam film ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan teori semiotika Charles Sanders Pierce. Pierce dalam teori semiotikanya mendeskripsikan bahwa tanda adalah sesuatu yang mewakili sesuatu yang lain. Dalam semiotika Pierce digunakan diagram segitiga semiotika dan proses semiosis. Di dalamnya terdapat tiga komponen yakni representamen (sesuatu yang dapat dipersepsi), objek (pengetahuan manusia setelah melihat tanda, merujuk pada sesuatu yang diwakilinya), dan interpretan (tafsir hubungan representamen dan objek). Dengan diagram tersebut dilakukan semiosis, yakni proses mengetahui makna melalui mengenali tanda, memahami objek dengan menginterpretasikannya. Dalam penelitian ini, analisis dilakukan dengan meneliti tiap adegan yang dirasa memiliki tanda yang berkaitan dengan profesi noukanshi, diskriminasi noukanshi, dan pengangkatan citra noukanshi menggunakan diagram segitiga semiotika Pierce. Dalam hasil penelitian ditemukan bahwa film ini menggambarkan dengan tepat noukanshi dan kegare sesuai dengan fakta historis-etnografisnya, akan tetapi film ini memberikan alternatif pandangan dengan diberikannya adegan-adegan yang mengangkat citra noukanshi. Dari penggambaran citra noukanshi tersebut lalu direlasikan dengan keseluruhan cerita, ditemukan bahwa makna film ini adalah segala sesuatu yang tadinya dipandang negatif atau rendah tidak menutup kemungkinan akan berubah menjadi positif jika dibarengi dengan niat dan kesungguhan.

This research discusses the Okuribito, a movie directed by Yojiro Takita focusing on seeking the representation of noukanshi profession and shi'e type of kegare concept which is one of the professions and ingrained thoughts in Japan. In addition, this research also sought the comparison between reality and imagery, and the meaning contained in this movie. The method used in this research is qualitative research method with Charles Sanders Pierce semiotic theory. Pierce in his semiotic theory describes that the sign is something that represents something else. Pierce uses semiotics diagram and semiosis process in his semiotics theory. Three components are used in the diagram: representament (something perceptible), object (human knowledge after seeing the sign, indicating something it represents), and interpretant (interpretation of the representament and object's relation). Following the diagram, the semiosis process can be done, namely the process of comprehenshion through recognizing the sign, understanding the object and interprets the relation of components. In this research, the analysis is done by examining each scene that is perceived to have a sign associated with the profession, discrimination, and appointment of noukanshi image using Pierce's semiotics diagram. The research found that the movie depicts exactly noukanshi and kegare in accordance with its historical-ethnographic facts, but this movie brings an alternative point of view within the given scenes that improving the image noukanshi. Connecting the dots between the image of noukanshi and the movie's whole story, it brings the conclusion that the meaning of the movie is that anything that condemned as negative has the possibility to be viewed with bright point as long it's accompanied with good and sincere intention.

Kata Kunci : noukanshi, kegare, okuribito, semiotika, pierce, makna

  1. S1-2018-365194-abstract.pdf  
  2. S1-2018-365194-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-365194-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-365194-title.pdf