PERUBAHAN DALAM PENGANGKATAN TEMA PERCINTAAN NOVEL HIDAMARI NO KANOJO KARYA KOSHIGAYA OSAMU KE DALAM FILM HIDAMARI NO KANOJO KARYA TAKAHIRO MIKI: ANALISIS EKRANISASI
NOVIKA CHANDRA DEVI, Wury Dwiwardhani, S.S., M.A.
2016 | Skripsi | S1 SASTRA JEPANGPenelitian ekranisasi merupakan penelitian yang mengkaji perpindahan suatu karya dari media novel menjadi film adaptasi. Aktivitas tersebut merupakan hal yang kerap dijumpai di berbagai negara yang salah satunya adalah negara Jepang, sehingga pada penelitian ini, novel Hidamari no Kanojo yang merupakan salah satu novel best seller di Jepang, dan film adaptasinya akan digunakan sebagai objek penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perubahan dalam pengangkatan tema percintaan antara kedua karya, yaitu novel dan film HnK, serta pengaruh perubahan tersebut terhadap filmnya. Dalam mengkaji perubahan dalam pengangkatan tema percintaan pun pandangan Zick Rubin akan digunakan sebagai landasan untuk membatasi penelitian ini. Menurut pemahaman Psikolog Sosial asal Amerika tersebut, cinta terbagi menjadi tiga komponen, yaitu: (1) Kedekatan dan ketergantungan (Affiliative and dependent need), (2) Kecenderungan untuk membantu (Predisposotion to help), dan (3) Keeksklusifan dan pembauran (Exclusiveness and absorption). Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa terdapatnya perubahan adegan berupa penciutan, penambahan, dan perubahan variasi dalam mengangkat tema pecintaan, sehingga dapat disimpulkan bahwa kedua karya sama-sama menggunakan tema percintaan, tetapi adegan yang diberikan untuk mengangkat temanya tidak sepenuhnya sama persis. Selain itu, perubahan adegan tersebut memberikan pengaruh terhadap film HnK, yaitu (1) Jalan cerita pada film HnK terkait dengan penggambaran akan pertemuan kembali antar Kosuke dan Mao yang bukan kebetulan menjadi kurang logis bila dibandingkan dengan kisah dalam novel, dan (2) Film HnK menjadi lebih mendekati selera dan kondisi masyarakat, sehingga lebih dapat diterima oleh masyarakat pada umumnya.
Ecranization research focuses on the analysis of the shift of a novel into a film adaptation. The activity often occurs in many countries including Japan. In this research, one of the best-selling novel in Japan entitled Hidamari no Kanojo along with its film adaptation are used as the object of research. This research aims to analyse the difference of conveying the love theme between the two works and the influence of these differences to the its film. In regards to the presentation of love theme, Zick Rubin’s perspective is used as the basis to limit this research. According to him, love has three components as follows: 1) Affiliative and dependent need, 2) predisposition to help. 3) exclusiveness and absorption. Based on the result of the research, it can be concluded that there are changes in scenes such as omission, extension and changes in variation in the presentation of the love theme thus both works adopts the love theme yet scenes in the film do not seem to conform with the original case in the novel. The changes influence the film as follows: 1) the plot in the film in relation to the depiction of the reunion of Kosuke and Mao that is not coincidental becomes illogical compared to the original story in the novel. 2) Hidamari no Kanojo seems to fit the taste and condition of the people, hence make it acceptable to public.
Kata Kunci : hidamari no kanojo, ekranisasi, film adaptasi, novel, film/ Hidamari no Kanojo, Ecranization, film adaptation, novel, film