Peran Pemuda Dalam Pelestarian Sejarah Lokal Melalui Pertunjukan Teater Dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Budaya Wilayah (Studi Tentang Sanggar Biru, Kota Madiun, Provinsi Jawa Timur)
ANDHIKA YUDHA P, Dr. Rr. Paramitha Dyah Fitriasari, M.Hum; Prof. Dr. Djoko Soerjo, M.A
2016 | Tesis | S2 Ketahanan NasionalTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran pemuda yang tergabung dalam Sanggar Biru dalam menghasilkan pertunjukan teater yang mengambil latar cerita sejarah lokal Madiun. Pengangkatan lakon teater yang berlatar cerita sejarah lokal Madiun turut andil dalam upaya pelestarian sejarah lokal Madiun. Pelestarian sejarah lokal Madiun melalui pertunjukan teater dimungkinkan sebagai upaya mendukung penciptaan ketahanan budaya. Metode yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Penentuan informan dilakukan dengan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tiga tahap, yaitu: 1) Observasi, 2) Wawancara, 3) Dokumentasi atau kepustakaan. Teknik analisis data dalam penelitian ini, yakni: 1) reduksi data, 2) penyajian data, dan3) penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dilapangan diketemukan fakta bahwa: 1) Peran pemuda Sanggar Biru dalam pelestarian sejarah lokal melalui pertunjukan teater ditunjukan dengan tiga lakon cerita teater yang dihasilkan dari latar sejarah lokal Madiun. Ketiga lakon cerita teater tersebut yakni: a.Titah Purabaya dan Raden Ayu Retno Dumilah yang berkisah soal ketokohan bupati Madiun, Raden Ayu Retno Dumilah, b. Bang Lawan Putih berkisah soal pengibaran panji merah dan putih dari pasukan kerajaan Glang-Glang yang diyakini terletak di wilayah Madiun, c. Kidung sunyi dari lereng wilis yang mengisahkan perjuangan melawan kebijakan Belanda oleh bupati ke-23 Madiun, Brotodiningrat. Seluruh hasil produksi pertunjukan teater tersebut dihasilkan antara Sanggar Biru dengan teater binaan yang berbasis pada ekstrakulikuler teater sekolah. Sanggar Biru sendiri merupakan sanggar seni yang dijalankan atas dasar swadaya mandiri para anggotanya.Pelestarian sejarah lokal Madiun berdampak kepada pelaku seni itu sendiri dan masyarakat. Dampak tersebut yakni kelestarian sejarah lokal Madiun yang ditunjukkan dengan bertambahnya pengetahuan mengenai sejarah lokal Madiun, terbangunnya kebanggaan atas sejarah lokal Madiun, munculnya upaya pengkajian sejarah lokal Madiun, dan munculnya sikap sadar budaya. Kiprah Sanggar Biru dalam upaya pelestarian sejarah lokal Madiun melalui media pertunjukan teater pada muaranya yakni mendukung terciptanya ketahanan budaya.
The purpose of this research was to determined the contribution of youth that join Sanggar Biru to produce theatrical performances that taking the story of Madiun local history. Bringing local history theathrical as a participated to preserve Madiun local history.Preservation of Madiun local history trough theatrical performances is possible as an effort to support the estabilished of cultural resilience. The method used by researcher in this study is a qualitative description method. Election of sources done by purposive sampling. Data collection techniques done by three steps, 1) observation 2) interview 3) documentation 4) literature. Data technique analyzing in this study is 1)data reducting 2) data presentation 3) taking conclution. Based on the field research founded a fact that, contribution of Sanggar Biru youth in preserving local history trough theatrical performance shown by three theather story, that produced based Madiun local history. The three story were a "TitahPurabaya and Raden Ayu Retno Dumilah" that told about Madiun regent personality, b. "Bang LawanPutih" that told about raising of red and white flag from the legion of Glang-glang kingdom, that believed located in Madiun region, c. "Kidung Sunyi Dari Lereng Wilis" that told about the wars against Netherlands policy that led by 23rdMadiun regent, Brotodiningrat. All of theather production is produced by Sanggarbiru and theather coaching that come from extracurricular activity in the school. Sanggar Biru is a non-govermental art house that operate independently from the members. Preservation Madiun local history has impact to artist and Madiun's people. This impact of preservation Madiun local history were shown by knowledge increase about Madiun local history, proud awakened with Madiun local history, research appear about Madiun local history and culture consciousness shown. The action of SanggarBiru in preserving Madiun local history trough theatrical performance method is to support the estabilished of cultural resilience.
Kata Kunci : Sanggar Teater, Pelestarian Sejarah Lokal Madiun, Ketahanan Budaya Wilayah.