TIPOLOGI PEMANFAATAN RUANG RUMAH PRODUKTIF SENTRA GERABAH PAGER JURANG, MELIKAN, WEDI, KLATEN
ANISZA RATNASARI, Prof. Ir. Atyanto Dharoko, M.Phil., Ph.D.; Ardhya Nareswari, ST., MT., Ph.D.
2016 | Tesis | S2 Teknik ArsitekturKeberadaan rumah produktif mempertegas fungsi rumah, dari konsep awal rumah sebagai hunian, berkembang menjadi rumah untuk hunian dan usaha. Pager Jurang merupakan dukuh di Desa Melikan, Wedi, Klaten, Jawa Tengah yang mampu mempertahankan eksistensinya sebagai sentra pengrajin gerabah. Terdapat setidaknya 187 rumah dan 600-an pengrajin gerabah dan sebagai konsekuensi dari perkembangan sentranya, maka setiap keluarga harus mengatur pemanfaatan ruang, supaya kedua fungsi tersebut dapat terwadahi dengan baik. Tata letak area produksi, sistem aktivitas dan sistem seting pembuatan gerabah yang dipengaruhi lingkungan dan tata kehidupan sosial budaya pelaku membentuk sistem keruangan yang khas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana keluarga memanfaatkan rumah tinggal untuk aktivitas hunian dan usaha mereka, apakah ada tipe yang terbentuk dari pemanfaatan ruang tersebut serta faktor apa saja yang mempengaruhi tipe yang terbentuk. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-rasionalistik dengan cara pengumpulan data fisik terhadap rumah pengrajin melalui pengamatan dan dokumentasi serta didukung dengan wawancara terhadap 70 pengrajin gerabah di Pager Jurang. Berdasarkan tata letak ruang untuk hunian, usaha dan hunian-usaha diperoleh 11 tipe ruang, yaitu; 1) Usaha berada di dalam rumah dengan sistem seting tersentral serta memiliki tungku pembakaran; 2) Usaha berada di dalam rumah dengan sistem seting tersentral serta dilengkapi showroom; 3) Usaha berada di dalam rumah dengan sistem seting tersentral, namun tidak memiliki tungku pembakaran maupun showroom; 4) Usaha berada di dalam rumah dengan sistem seting terpecah serta memiliki tungku pembakaran; 5) Usaha berada di dalam rumah dengan sistem seting terpecah, namun tidak memiliki tungku pembakaran maupun showroom; 6) Usaha berada di rumah dan area terpisah dalam bangunan sama dengan akses dan sirkulasi antara hunian-usaha menjadi satu; 7) Usaha berada di rumah dan area terpisah dalam bangunan sama dengan akses dan sirkulasi antara hunian-usaha berbeda; 8) Usaha berada di rumah dan area terpisah dalam tapak rumah; 9) Usaha berada di rumah dan area terpisah dalam bangunan sama serta di area terpisah dalam tapak rumah; 10) Usaha terpisah namun masih dalam bangunan yang sama dengan akses dan sirkulasi antara rumah dan hunian sama dan menjadi satu; 11) Usaha terpisah pada 1 area namun masih dalam bangunan yang sama dengan akses dan sirkulasi antara rumah dan hunian berbeda; 12) Usaha terpisah pada 2 area namun masih dalam bangunan yang sama dengan akses dan sirkulasi antara rumah dan hunian berbeda; 13) Usaha terpisah pada tapak rumah. Sedangkan faktor yang mempengaruhi terbentuknya tipe-tipe tersebut berkaitan dengan pelaku aktivitas, waktu dan tempat aktivitas tersebut berlangsung serta proses produksi gerabah. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada masyarakat, pemerintah dan bidang ilmu arsitektur tentang rumah yang terkait dengan usaha bertumpu rumah tangga dan berbagai aspek kehidupan penghuninya.
The existance of home-based enterprices reinforce the function of a home, from the initial concept of the home as a shelter, evolved not only for dwelling, but also used to business activity. Pager Jurang is one of the village in Melikan, Wedi, Klaten, Center Java which is able to maintain its existence as a center of earthenware. There are 187 homes and approximately 600 earthenware craftmen at that place, which as the consequence of the development of this activity, each family should manage their home to accomodate both of dwelling and business activities function properly. Distinctive spatial system formed by layouting of hardware, activity system and setting system of earthenware production place, which influenced by environment and social culture of worker. The purpose of the study is to determine how families manage their homes for dwelling and business activities, to identify the type of space ulitization and to find some factors that influence the types formed. Quatitative-rationalistic approach used to answer that questions. Data collecting is doing by collecting physical data on the house of earthenware craftsmen through observation dan documentation and supported by in-depth interview to 70 earthenware craftsmen at this place. Based on the space layout of dwelling and bussiness activities gained some types of space utilization, namely; 1) The business activity located in the house with a centralized setting system and has a furnace; 2) The business activity located in the house with a centralized setting system and has a showroom; 3) The business activity located in the house with a centralized setting system and does not have a furnace or showroom; 4) The business activity located in the house with a fragmented setting system and has a furnace; 5) The business activity located in the house with a fragmented setting system and does not have a furnace or showroom; 6) The business activity located in the house and a separate area in the same building with same access and circulation; 7) The business activity located in the house and a separate area in the same building with different access and circulation; 8) The business activity located in the house and a separate area on site; 9) The business activity located in the house and a separate area in the same building and on site; 10) A separate business activity in the same building with same access and circulation; 11) A separate business activity in the same building with different access and circulation; 12) A separate business activity divided into 2 areas in the same building with different access and circulation; 13) A separate business activity on the site. Time, place, user and earthenware production process are the factors that influence the types formed. The results of this study are expected to contribute to the community, the government and the architecture study about home-based enterprices and various aspects of life of its inhabitants.
Kata Kunci : Home-based Enterprices, Space Ulitization, Setting System, Activity System, Pager Jurang Earthenware CenterRumah Produktif, Pemanfaatan Ruang, Sistem Seting, Sistem Aktivitas, Sentra Gerabah Pager Jurang