Kampung Nelayan Vertikal di Tegal
ACHMAD RICKY ZULFAHMIDDIN, Dr.Ir.Budi Prayitno M.Eng
2016 | Skripsi | S1 ARSITEKTURKampung nelayan, merupakan suatu kawasan yang berada pada basis kelautan dan merupakan citra penting sebagai penunggu teras depan Indonesia sebagai sebuah negara yang berawal dari kisah-kisah kejayaan maritim. Namun kejayaan ini pada masa sekarang tinggalah sebatas mimpi, kalau bukan utopia. Hal ini terlihat dalam pendapatan ekonomi masyarakat yang rendah dan menjerat masyarakat nelayan dalam stigma kekumuhan yang berakar pada perwujudan area Kansas yang sarat kriminalitas. Menyikapi isu tersebut, maka perencanaan kawasan huni terpadu dalam bentuk perancangan vertikal memfasilitasi unit hunian dan aktifitas masyarakat khusus nelayan yang berpenghasilan rendah dan terjebak ke dalam konflik dominasi oleh hegemoni masyarakat kelas kapital. Kompleks hunian vertikal menjadi solusi dengan menampilkan wujud dari pengelompokkan kelas tersebut dalam skema bangunan tanpa melakukan pemisahan antar kedua kelas sehingga menimbulkan makna kesadaran diri dalam berperilaku dalam bangunan tanpa terlibat dalam proses alienasi diri dalam perilaku kognisinya masing masing. Perancangan kampung nelayan vertikal perlu memperhatikan isu isu sosial, konsepsi kebudayaan lokal, kondisi klimatologi dan topografi. Pendekatan arsitektur tropis dan ekologis dalam perancangan dapat memaksimalkan potensi kawasan, karena adanya kesatuan hubungan antara ruang dalam bangunan dengan lingkungan. Dengan memanfaatkan pengalaman ruang sebagai visualisasi yang mempengaruhi keadaan psikis perilaku pengguna bangunan, diharapkan bangunan dapat menjadi sebuah solusi yang dominan dalam perilaku arsitektur baru yang bermahdzab pada kearifan lokal arsitektur nusantara yang sejatinya pada masa lampau pernah berjaya.
Fisherman Kampoong, one of district which base in marine and an important image as an archipelagic country based on greatness ancient story. Although, those greatness in present day is only a memory, and we can't feel it twice. Those statement based on low society income and makes society entangled into poverty stigma. This stigma is a radix based upon 'Kansas' area which full of crimes. Respond those issue, so plan of integrated residential in vertical design for residential unit which low income fisherman activity and stuck in domination conflict by capitalist fisherman hegemony. Vertical residential block is a solution because it show the social classes in building scheme without seperating between class so that make the users get the consciousness in behave in design scheme without involving alienation process in cognition behavior itself. Vertical Fisherman Kampoong plan have to concern on social issues, anthropology concept, climatology and topography condition. Tropical and ecological architectural approaches in design can maximizing district potential, because there is integration between building design and environment. By leveraging the experience of space as a visualization that affect the psychological state of user behavior of the building , the building is expected to be one solution that is dominant in the behavior of the new architecture that based on local wisdom architecture a true archipelago in the past had triumphed .
Kata Kunci : Nelayan, Kampung Nelayan, Arsitektur