Peran Situs Online dalam Mendukung Perkembangan Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta
AFINA MA`DAN, Retno Widodo Dwi Pramono, ST., M.Sc., Ph.D.
2016 | Skripsi | S1 PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTAPariwisata merupakan salah satu sektor penting bagi pertumbuhan wilayah dan kota. Hal ini didasari bahwa pariwisata dapat menjadi katalisator untuk mengembangkan sektor lainnya secara bertahap. Besarnya kontribusi yang disumbangkan oleh sektor pariwisata dalam pembangunan telah mendorong setiap wilayah dan kota untuk terus mengembangkannya, tak terkecuali pengembangan pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Perkembangan pariwisata sebagaimana di DIY yang merupakan destinasi kedua di Indonesia setelah Bali sangat dipengaruhi oleh kunjungan wisatawan. Adapun salah satu upaya yang dilakukan untuk mempertahankan bahkan meningkatkan kunjungan wisatawan ke DIY adalah dengan memanfaatkan situs online (website swasta, website pemerintah, blog, media sosial) sebagai media expose obyek wisata, di mana setiap jenis situs online tersebut memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Penelitian ini menggunakan pendekatan deduktif dengan metode analisis kuantitatif-kualitatif. Metode analisis kuantitatif digunakan untuk menganalisis komposisi karakteristik wisatawan berkunjung ke DIY karena expose melalui situs online, pemilihan mengakses jenis situs online dan tingkat keberhasilan expose obyek wisata melalui situs online dengan menggunakan statistik deskriptif. Sedangkan metode kualitatif digunakan untuk untuk memperkuat hasil analisis kuantitatif melalui penjabaran dari informasi temuan yang dilakukan dengan mengutip berbagai pernyataan wisatawan. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa situs online memiliki peranan penting dalam mendukung perkembangan pariwisata sebagaimana di DIY. Hal ini dikarenakan selain dapat memperkenalkan keberadaan obyek wisata kepada wisatawan, expose melalui situs online dapat mempermudah wisatawan merencanakan perjalanan wisata dan menjadikan jangkauan expose menjadi lebih luas tanpa batasan ruang, jarak dan waktu. Sebagaimana hasil yang ditemukan dalam penelitian bahwa situs online dapat mendorong kunjungan wisatawan, maka pengoptimalan expose obyek wisata melalui situs online harus terus dilakukan.
Tourism is one of the important sectors for urban and regional development. It is due to the fact that tourism could be a catalyst to develop other sectors gradually. The amount of contributions donated by the tourism sector has encouraged every urban and region to advancing its development further, including the development of tourism in Yogyakarta (DIY). Development of tourism in the province which is the second destination in Indonesia after Bali is strongly influenced by the tourists visit. One of the efforts undertaken to maintain and even increase tourist visits to DIY is by using online sites (private websites, government websites, blogs, social media) to promote DIY's tourism in different point of views. This study uses a deductive approach with quantitative-qualitative analysis method. Quantitative analysis methods were used to analyze the composition of characteristics of tourists visiting DIY by exposure through online sites, online sites and attraction preferences and the level of success through online sites by using descriptive statistics. While qualitative methods are used to strengthen the results of quantitative analysis through the elaboration of the information carried by citing of the various statements from the tourists themselves. The results of this study explains that online sites have an important role in supporting the development of tourism as well as in DIY. It is because in addition to introducing the existence of an attraction to tourists, exposure through online sites can facilitate the tourist plan their trips and make travel range becomes wider without limitation of space, distance and time. As the results found in the study that online sites can encourage tourist visits, the optimization of attraction's exposure through online sites should be done.
Kata Kunci : Situs Online, Expose Obyek Wisata, Kunjungan Wisatawan, Perkembangan Pariwisata DIY