Pengaruh Pemberian Konseling Melalui Home Pharmacy Care terhadap Kepatuhan dan Hasil Terapi Pasien Hipertensi di Puskesmas Jetis Kota Yogyakarta
PIPIT PUSPITA DEWI , Dr. Susi Ari Kristina, M.Kes., Apt.
2016 | Skripsi | S1 FARMASIHipertensi adalah salah satu penyakit kronis yang memerlukan terapi jangka panjang. Pemberian konseling di rumah pasien melalui home pharmacy care dapat menjadi alternatif pemberian informasi kepada pasien untuk meningkatkan kepatuhan dan hasil terapi pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian konseling melalui home pharmacy care terhadap kepatuhan dan hasil terapi pasien hipertensi. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Jetis Kota Yogyakarta pada periode waktu November 2015 hingga Januari 2016 menggunakan metode quasi experimental pretest-posttest with control group. Sampel diperoleh dengan metode consecutive sampling. Responden merupakan pasien hipertensi tanpa penyakit penyerta pada periode November 2015 dengan jumlah 30 orang, dibagi menjadi kelompok kontrol dan kelompok intervensi masing-masing kelompok 15 orang. Pemberian konseling melalui home pharmacy care dilakukan oleh peneliti dengan durasi rata-rata 30 menit menggunakan panduan yang disusun oleh peneliti. Data kepatuhan diperoleh dari kuesioner Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8) sedangkan hasil terapi diperoleh dari data tekanan darah. Data diolah menggunakan uji Wilcoxon, uji Mann-Whitney, dan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian konseling melalui home pharmacy care dapat meningkatan kepatuhan kelompok intervensi secara signifikan (p<=0,001) dan menunjukkan perbedaan yang signifikan jika dibandingkan dengan kelompok kontrol (p<=0,001). Konseling melalui home pharmacy care secara signifikan juga dapat menurunkan tekanan darah sistolik (p=0,004) dan tekanan darah diastolik (p=0,016) tetapi tidak berbeda signifikan jika dibandingkan dengan kelompok kontrol (pTDD=0,121 dan pTDS=0,206). Hasil uji Chi-Square menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara kepatuhan dengan penurunan tekanan darah sistolik (p=0,067) dan tekanan darah diastolik (p=1,000).
Hypertension is one of many chronic disease that requires long-term therapy. Home counseling through home pharmacy care can be an alternative to provide information for patient to improve patient's adherence and therapeutic outcomes. This research aimed to determine the effect of counseling through home pharmacy care on adherence and therapeutic outcomes of hypertensive patients. This research was conducted in Puskesmas Jetis Yogyakarta City from November 2015 until January 2016 using quasi experimental pretest-posttest with control group method. Sample was obtained by consecutive sampling method. Respondents were 30 hypertension patients without comorbidities in November 2015, divided into a control group and intervention group, each group consist of 15 patients. Counseling through home pharmacy care was conducted by researchers with average duration of 30 minutes using a guide compiled by researcher. Adherency data was obtained by Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8) questionnaire, and therapeutic outcome was obtained from blood pressure data. Data were processed by Wilcoxon test, Mann-Whitney test, and Chi-Square test. The result of this research is counseling through home pharmacy care was able to significantly increase intervention group's adherence (p<=0.001) and shows signficant difference compared to the control group (p<=0.001). Counseling through home pharmacy care was also able to significantly lower systolic blood pressure (p=0.004) and diastolic blood pressure (p=0.016) but not significantly different compared to the control group (pTDD=0.121 dan pTDS=0.206). Chi-Squaretest result shows no significant association between adherence to systolic blood pressure degression (p=0.067) and diastolic blood pressure (p=1.000).
Kata Kunci : Konseling, home pharmacy care, hipertensi, kepatuhan, hasil terapi / Counseling, home pharmacy care, hypertension, adherence, therapeutic outcome