Laporkan Masalah

Kritik terhadap Dominasi Kekuasaan dalam Komik Le Chat Karya Philippe Geluck

TAFFANI RAHMA Y, Dr. Wening Udasmoro, M.Hum., DEA.

2016 | Skripsi | S1 SASTRA PERANCIS

Komik dianggap sebagai karya sastra ringan yang seringkali ditujukan untuk anak-anak. Namun komik juga dapat menjadi sarana kritik terhadap dominasi kekuasaan dalam pemerintahan. Komik seri berjudul Le Chat karya Philippe Geluck merupakan komik jenaka yang berisi kritik satir terhadap pemerintahan. Tokoh utama dalam komik ini adalah seekor kucing yang bernama Le Chat. Komik ini mengkritisi pemerintah Belgia, berupa upaya Raja Albert II menyatukan ketiga komunitas bahasa, antara lain komunitas bahasa Belanda (Flamands), komunitas bahasa Prancis (Wallons), dan komunitas bahasa Jerman. Dalam teori Power/Knowledge, kekuasaan adalah sebuah kenyataan yang memang ada dalam setiap kehidupan. Pengaruh besar kekuasaan dalam bidang politik oleh Foucault dijelaskan bahwa masyarakat membagi peran sebagai aparatur politik dan juga sebagai bagian dari kekuasaan dengan ilmu pengetahuan yang mereka miliki. Analisa simbol dalam skripsi ini menggunakan teori Semiotika milik Barthes. Kritik yang digunakan diambil dari Mazhab Frankfurt yang menjelaskan bahwa kritik bukan sekedar objek penyampai keputusan yang bersifat menguntungkan dirinya sendiri. Kritik biasa disampaikan untuk para pemberi kuasa dan dimaksudkan untuk mengoreksi gagasan kekuasaan yang menyimpang dengan mempertahankan konsep representasi objektif, termasuk ilmu empiris.. Diharapkan skripsi ini dapat melihat bagaimana pengarang melakukan kritik terhadap pemerintahan dalam bentuk satire lewat sebuah komik dan bagaimana teori kekuasaan milik Foucault dijelaskan dalam sebuah komik.

A comic is a light literary work which is often intended for children. On the other hand, comic has also become a criticism against the domination of power in government. A comic strip, Le Chat by Philippe Geluck, is a humorous comic containing a sarcastic criticism which is addressed to the government. The main character in this comic is a cat, named Le Chat. This comic criticizes the Belgian government, which is an effort of King Albert II to unite all three languages, including Dutch language community (Flamands), French language community (Wallons), and the German community. In theory of Power / Knowledge, power is a reality that exists in every life. The influence of the power in the political field by Foucault explains that the public has acted as a part of the power in every leading gouvernment with the knowledge they have. Analysis of the symbols in this paper uses the theory of semiotics which belongs to Barthes. Those critics are taken from the Frankfurt School which explains that the object of criticism isnt made for a profit to himself. The usual criticism is submitted to the authorizing and intended to correct a distorted idea of the power to maintain the concept of objective representation, including empirical science. It is expected that this paper can see how the author criticize a gouvernment in the form of a comic satire and how the power theory of Foucault is described in a comic.

Kata Kunci : komik, kritik, Le Chat, Belgia, Flamands, Wallons, kekuasaan, Raja Albert II

  1. S1-2016-334918-abstract.pdf  
  2. S1-2016-334918-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-334918-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-334918-title.pdf