Seni Komunikasi Media Tradisional Studi Deskriptif tentang Kelompok Kesenian Tradisi Minang Palito Nyalo dalam Menjaga Tradisi Tutur Lisan Bakaba Barito Randai Minangkabau sebagai Media Komunikasi Tradisional
NIA AFRILIA, Drs. Widodo Agus Setianto, M.si
2016 | Skripsi | S1 ILMU KOMUNIKASIPenelitian ini berjudul Seni komunikasi media tradisional (studi deskriptif tentang kelompok kesenian tradisi minang Palito Nyalo dalam menjaga tradisi tutur lisan bakaba barito randai minangkabau sebagai media komunikasi tradisional). Penelitian ini dilaksanakan di Pauh Sumatra Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelompok Palito Nyalo dalam menjaga tradisi tutur lisan bakaba barito randai minangkabau sebagai media komunikasi tradisional, dimana peran media tradisional mulai mengalami penurunan setelah perkembangan komunikasi mencapai taraf yang lebih maju dengan ditemukannya tulisan, seni cetak dan berbagai teknologi komunikasi. Akan tetapi, hal itu tidak menyurutkan kelompok Palito Nyalo untuk tetap betahan dengan cara melakukan adaptasi, pencapaian tujuan, integrasi dan pemiliharaan pola. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi, wawancara, studi pustaka dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara kualitatif yang disajikan menjadi tiga bagian, penyajian data deskriptif, evaluative dan konklusif. Objek dalam penelitian ini adalah kelompok kesenian tradisi minang Palito Nyalo. Untuk mendukung data penelitian maka dilakukan wawancara dengan ketua kelompok yang berkompetem untuk menjawab dari penelitian ini.
This study, entitled Art traditional media communication (descriptive study of traditional arts groups minang Palito Nyalo in maintaining oral tradition bakaba barito randai minangkabau as traditional communications media). This research was conducted in Pauh West Sumatra. This study aims to determine the group Palito Nyalo in maintaining oral tradition bakaba said barito randai minangkabau as traditional communications media, where the role of traditional media began to decline after reaching the level of development of communication more advanced with the discovery of writing, art prints and a variety of communication technologies. However, it did not discourage the group Palito Nyalo to remain exist by way of adaptation, goal attainment, integration and latency. The method used in this research is descriptive method. The data collection is done by observation, interviews, library research and documentation. Data analysis technique conducted qualitatively presented in three parts: descriptive data presentation, evaluative and conclusive. The object of this research is the art group Palito Nyalo Minang tradition. To support the data is then conducted interviews with group leader who has capabilities to answer the questions.
Kata Kunci : Seni Komunikasi, Media Tradisional, Komunikasi Tradisional, Randai