Laporkan Masalah

Relasi Dagang Etnis Arab dan Etnis Tionghoa di Semarang

RANGGI SATRIYANA SP, Prof. Dr. Sunyoto Usman

2016 | Tesis | S2 Sosiologi

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi variasi relasi dagang antara etnis Tionghoa dengan etnis Arab berdasarkan pada proses produksi, distribusi dan konsumsi dan untuk mengetahui penyebab munculnya variasi relasi dagang antar dua etnis tersebut. Penelitian ini diselenggarakan di kawasan pasar johar semarang dan penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. adapun instrumen utama yakni melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi dari informan yang terdiri dari atas etnis Tionghoa, etnis Arab dan pengurus masjid Kauman dan lurah dari Kauman dan Bangunharjo selaku struktur kelembagaan tertinggi di wilayah Kauman. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa agama dan kepercayaan sama-sama ditempatkan sebagai referensi mengembangkan dan mempertahankan usaha. tetapi, tingkat kepatuhan kedua etnis berbeda. etnis Tionghoa dengan memegang teguh semangat konfusianismenya melakukan proses produksi, distribusi dan konsumsi dengan cara dan ajaran konfusius serta didikan dari leluhur sebagai bentuk penghormatan tertinggi untuk leluhurnya yang masih digunakan hingga saat ini. salah satunya yakni relasi dagang digunakan etnis Tionghoa sebagai alat untuk memperluas dan memupuk relasi dagangnya sehingga yang menjadi dasar bagi keberlangsungan usaha bisnis bagi etnis Tionghoa, relasi ini bersifat transaksional yakni relasi ini hanya melihat apa keuntungan dan manfaat dari relasi semata jika tidak ada manfaatnya relasi tersebut akan berganti dengan relasi yang baru. Sebaliknya, etnis Arab yang dikenal sebagai etnis yang taat pada ajaran agama maka dalam proses ekonomi juga menggunakan agama sebagai acuan. Tetapi dalam bidang ekonomi, selain ingin mendapatkan laba, etnis Arab menjadikan relasi dagang sebagai wadah untuk mendapatkan pahala semata dengan cara mempererat tali persaudaraan. Penyebab variasi relasi dagang etnis Tionghoa dan etnis Arab tersebut adalah sifat, sikap dan kepercayaan yang di anut masing-masing etnis. Relasi dagang tersebut dimana didalamnya ada factor embededdness dan trust berdampak pada pola dan cara kerja etnis Tionghoa maupun etnis Arab dalam mengembangkan usaha dagangnya. Implikasinya yakni membawa dampak positif bagi relasi sosial dan iklim usaha di kawasan Pasar Johar kota Semarang. Situasi ini tercermin dalam kegiatan sosial dan relasi sosial yang terjalin antara kedua etnis ini memunculkan kolektivitas kedua etnis untuk bisa saling mendukung dan mencari solusi bersama ketika dihadapkan masalah sosial.

This research aims to identify trade relations between ethnic Chinese with the Arab ethnic processes based on the production, distribution and consumption and to find out the cause of the rise of the trade relation between the two variations of ethnicity. The research in the area of Market conduct Johar Semarang and research uses qualitative descriptive method. As for the main instrument through in-depth interviews, observation and documentation of the informants consisting of top ethnic Chinese, ethnic Arabs and the caretaker of the mosque and Head of Kauman Kauman and Bangunharjo as the institutional structure of the region's highest Kauman. The results of this study showed that religion and belief are similarly placed as a reference to develop and sustain the effort. The second level of compliance, however, different ethnicities. Ethnic Chinese by holding fast to the spirit of Konfusianismenya in the process of production, distribution and consumption in a way and the teachings of Confucius as well as correction of the ancestor as the highest form of tribute to the parent that is still in use to this day. One of these trade relations namely used ethnic Chinese as a means to expand its trading relationships and nurture so that became the basis for the sustainability of the business venture for ethnic Chinese, relations are transactional i.e. this relation only see what advantages and benefits of the partnership solely if no beneficial relationship will change with the new relationship. Instead, ethnic Arabs known as the obedient ethnic religious teachings in the economic process also use religion as a reference. But in economics, in addition to wanting to get profit, ethnic Arabs make trade relations as the container to get the reward solely by way of the rope tighten fraternity. Causes of variation relation trade ethnic Chinese and ethnic Arabs are nature, attitude and belief in the personal religious beliefs of each ethnic group. The trade relations where it exists embededdness and trust factor impacting on the pattern and the workings of the ethnic Chinese as well as ethnic Arabs in developing its trading business. Implication namely bring positive impact to the social relations and the business climate in the market district, Johar town of Semarang. This situation is reflected in social activities and social relationships are interwoven between both of these gave rise to ethnic kolektivitas ethnic second to be able to support each other and find solutions together when faced with social problems

Kata Kunci : Etnisitas, Relasi dagang, Keterlekatan

  1. S2-2016-339412-abstract.pdf  
  2. S2-2016-339412-bibliography.pdf  
  3. S2-2016-339412-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2016-339412-title.pdf