TINGKAT PENGETAHUAN EFEK MENTAL MINUMAN BERENERGI PADA MAHASISWA ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UGM
JUSTITIA YUDIARTI BASRI, dr.Rustamadji,MKes ; Dra.Tri Murini,M.Si,Apt
2015 | Skripsi | S1 PENDIDIKAN DOKTERLatar belakang: Minuman berenergi adalah minuman yang diyakini dapat mengurangi atau menghindari kelelahan, meningkatkan kemampuan fisik serta kognitif. Pengetahuan gizi setiap individu adalah salah satu faktor yang penting dalam konsumsi makanan. Konsumsi minuman berenergi lebih tinggi pada kalangan muda khususnya laki-laki dan memiliki masalah kontrol impulsif sehingga cenderung sering berkelahi dan menggunakan obat terlarang. Hal ini menunjukkan bahwa minuman berenergi akan memberikan akses ke berbagai bentuk masalah sosial dan ketergantungan obat-obatan. Tujuan: Untuk mengetahui tingkat pengetahuan efek mental minuman berenergi pada mahasiswa fakultas kedokteran Metode: Penelitian ini merupakan penelitian descriptive cross-sectional. Sebanyak 123 mahasiswa memberikan persetujuannya dalam mengikuti penelitian ini dan melengkapi kuisioner setelah diberi penjelasan oleh peneliti. 9 mahasiswa terpilih akan diminta persetujuannya untuk berpartisipasi dalam in-depth interview. Hasil: Sebagian besar mahasiswa (60.98%)memiliki pengetahuan dalam tingkat sedang, dan berdasar data dari wawancara mendalam didapatkan tingkat pengetahuan mahasiswa fakultas kedokteran mencapai tahap aplikasi Kesimpulan: Tingkat pengetahuan mahasiswa kedokteran ada pada tingkat sedang yaitu mahasiwa dapat memberikan 3-5 jawaban benar dari 6 pertanyaan
Background: Energy drinks are beverages that belief can reduce or avoid fatigue, increasing physical and also cognitive performance. Nutritrional knowledge is one of the most important factor related to individual food consumption. Energy drink consumption are higher among young-men, especially with impulsive-control problems that tend to fight and using drugs. This problems show that energy-drinks can give access to various forms of social problems and drug-dependence. Objective: The purpose of this study was to determine the knowledge of medical student about mental effect caused by energy-drink. Methods: This study was descriptive cross-sectional study. A total number of 123 medical students gave their consent to participate in the study and complete the questionnaire after explained by the researcher. 9 students that meet criteria were asked to give their consent to participate in in-depth interview. Results: Most of medical student (60.98%) had moderate knowledge about mental effect caused by energy-drink. And most of them reached application-stage from in-depth interview. Conclusion: Medical student had moderate knowledge about mental effect caused by energy-drink, with score 3-5 from 6 as total score.
Kata Kunci : pengetahuan, efek mental, minuman berenergi, mahasiswa kedokteran