Representasi Strategi Camp dalam Novel Hiding My Candy Karya Lady Chablis
SRI SARASWATI, Dr. Wening Udasmoro, M.Hum., DEA
2016 | Tesis | S2 Ilmu SastraTesis ini membahas tentang kebertahanan transgender yang diupayakan melalui strategi Camp. Strategi Camp merupakan total keseluruhan praktik dan strategi untuk menunjukkan identitas queer kaum marjinal, dalam hal ini transgender kepada masyarakat. Di tengah kekangan heteronormativitas, upaya kebertahanan transgender melalui penerapan strategi Camp menjadi hal yang krusial untuk dilakukan. Strategi Camp untuk kebertahanan transgender tersebut akan dibahas dalam novel Hiding My Candy karya Lady Chablis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengulik bentuk-bentuk strategi Camp dalam novel Hiding my Candy dan tujuan pengarang dalam merepresentasikan fitur strategi Camp dalam novelnya. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan sub teori queer yaitu Camp yang dikembangkan oleh Moe Meyer. Dalam teori Camp, Meyer menyatakan bahwa agen queer adalah pihak yang berperan dalam mengaplikasikan strategi Camp. Tujuan dari penerapan strategi Camp adalah untuk menjamin kebertahanan mereka lewat visibilitas sosial sekaligus juga menyertakan kritik terhadap tatanan heteronormativitas. Sasaran kritik tersebut lebih ditujukan pada pemapanan konstruksi gender normatif serta eksklusifitas kaum heteroseksual yang menjadikan kaum marginal seperti transgender tersisihkan. Studi pustaka adalah metode pemerolehan data yang digunakan dalam tesis ini. Penelitian menggunakan keseluruhan data yang diperoleh dari buku, artikel, jurnal, majalah dan novel Hiding My Candy sendiri sebagai obyek material. Penyajian data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif analitis. Sementara, teknik analisis data kualitatif juga digunakan dalam proses analisis korpus data yang berbentuk dialog dan naratif dalam novel yang selanjutnya dikelompokkan dalamklasifikasi data, verifikasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa kebertahanan transgender dapat dicerminkan melalui social visibility, wacana normalitas alternatif dan transgender empowerment. Ketiga unsur kebertahanan transgender tersebut dapat diraih dengan mengupayakan strategi Camp seperti strategi parodi Camp, strategi humor Camp, strategy of posing (kostum, gestur dan gaya bicara) serta strategi hidup dalam pertunjukkan. Selain itu, tujuan pengarang merepresentasikan strategi Camp dalam novelnya adalah untuk memberikan motivasi kepada pembaca bahwa keberadaan transgender tidak bisa dinafikan begitu saja dalam masyarakat. Kaum transgender juga dapat berprestasi dan mempunyai cara hidup ala mereka sendiri yang berbeda dari tatanan heteronormativitas.
This thesis talks about transgender survival which can be acquired through the application of Camp strategy. Camp is the total body of performative practices and strategies used to enact a queer identity, with enactment defined as the production of social visibility. The emergence of Camp as a survival strategy appears due to the challenge of transgender discrimination resulted by heteronormativity restraint. Researcher will describe the application of Camp strategy based on the narrative of Lady Chablis Hiding my Candy. The study aims at explaining the forms of Camp strategy which are represented in the novel of Hiding my Candy and elaborating the writer’s further intention in applying Camp strategy throughout her novel. Camp theory by Moe Meyer will be used as the theoretical framework. It is said in his book entitled The Politics and Poetics of Camp that the strategy of Camp is applied by the agent of queer, especially transgender, in order to survive as well as implying critiques towards the heteronormativity order. Camp strategy criticizes mostly about the establishment of gender construction and the heterosexual exclusivity which caused transgender marginalization. Library research is used as the method of collecting data. The whole data are derived from books, journals, articles, and the novel of Hiding My Candy as the material object. A descriptive analytical technique is used to present the result of analysis. Meanwhile, the qualitative data is derived from the novel’s dialogues and narratives which will be categorized in terms of data classification, data verification, data presentation, and conclusion withdrawal. The study result shows that the transgender survival can be divided into three aspectsi.e. social visibility, alternative normative and transgender empowerment. Those transgender survival’s aspects can be achieved by applying the Camp strategies. Those strategies include parody Camp strategy, humor Camp strategy, strategy of posing (costume, gesture and speech act) and strategy of life in performance. Additionally, throughout her novel, the writer motivates readers, especially the transgender readers to keep struggling in their survival. They can live in their own normative and seize many great achievements by showing their perseverance.
Kata Kunci : Camp, Strategi Camp, transgender, kebertahanan transgender, social visibility, heteronormativitas