KARAKTERISTIK DAYA TARIK KOTA BEKASI PADA PERKEMBANGAN PEMBANGUNAN APARTEMEN
MUHAMMAD FAUZI, Prof. Dr. Su Ritohardoyo, M.A.
2016 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHBesarnya jumlah penduduk dan ketersediaan lahan kosong yang semakin terbatas di perkotaan membuat bentuk hunian diarahkan ke bentuk vertikal. Dalam beberapa tahun terakhir, pembangunan apartemen di Kota Bekasi terjadi semakin marak. Kota Bekasi berlokasi strategis diapit oleh DKI Jakarta dan Kabupaten Bekasi memiliki daya tarik pada perkembangan pembangunan apartemen. Tujuan dari penelitian ini adalah memperoleh gambaran kondisi perkembangan pembangunan apartemen di Kota Bekasi dalam kurun waktu tahun 2010-2015 dan mengidentifikasi faktor-faktor yang berperan sebagai daya tarik Kota Bekasi terkait dengan perkembangan pembangunan apartemen. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, interpretasi peta, interpretasi citra, interpretasi berita surat kabar, mencatat laporan statistik, dan mempelajari aturan perundangan. Teknik analisis yang digunakan adalah statistik deskriptif, deskriptif kualitatif, dan analisis peta. Pembangunan apartemen di Kota Bekasi selama kurun waktu 2010 - April 2015 mengalami perkembangan sejumlah 18 kali. Jumlah unit apartemen terbangun sebanyak 21.408 unit dengan jumlah luas lahan sebesar 719.005 m2. Faktor kebijakan pendukung, ketersediaan fasilitas kehidupan, kondisi fisiografi, dan kemudahan aksesibilitas berperan sebagai daya tarik Kota Bekasi pada perkembangan pembangunan apartemen. Kesimpulan penelitian adalah persebaran apartemen terpusat di kawasan pusat Kota Bekasi karena memiliki kemudahan aksesibilitas terhadap pintu tol dan keberadaan fasiltias kehidupan yang terpusat di kawasan pusat Kota Bekasi.
Increasing of population and limited existence of potential area for settlements in city results vertical housing direction. Since years ago, apartment buildings in Kota Bekasi has been created significantly. Kota Bekasi has strategic location between DKI Jakarta and Kabupaten Bekasi and centripetal forces to increasing of apartment development. The purposes of this research are understanding the description of increasing of apartment development in Kota Bekasi during 2010-2015 and identifying the factors of centripetal forces to increasing of apartment development. The methods for collecting data are indept interview, observation, interpretation of map, interpretation of image, interpretation of news, and documentation of statistical report and regulation. Method that used in this research is descriptive survey method. The methods of analysis are descriptive statistical analysis, qualitative descriptive analysis, dan map analysis. The building of apartments in Kota Bekasi during 2010 – April 2015 become increasing amount 18 multiplication. Total of units of apartments is 21.408 and total of area width is 719.005 m2. Factors such as supporting regulations, availability of living facilities, physiography condition, and ease of access have power of centripetal force of Kota Bekasi to increasing of apartments development. The conclusion is apartments distribution becoming centralized in central of Kota Bekasi because have ease access to toll gate, and living facilities that centralized in CBD of Kota Bekasi.
Kata Kunci : apartemen, daya tarik kota, aksesibilitas