MAKNA PUISI "ILA SYA'IRIN SYABBIN" DALAM ANTOLOGI PUISI LA URIDU LI HAZI AL-QASIDATI AN TANTAHIYA KARYA MAHMUD DARWISY: ANALISIS SEMIOTIK
MUHAMMAD FAUZI, Dra. Hindun, M.Hum.
2016 | Skripsi | S1 SASTRA ARABPenelitian ini membahas makna puisi "Ila Sya'irin Syabbin" karya Mahmud Darwisy yang dianalisis dengan menggunakan teori semiotik. Terdapat dua tahap untuk menganalisis puisi dalam penelitian ini. Tahap pertama adalah menentukan ketidaklangsungan ekspresi yang terdapat dalam puisi yang disebabkan oleh penggantian arti, penyimpangan arti, dan penciptaan arti. Tahap kedua adalah pembacaan yang terdiri atas pembacaan heuristik dan pembacaan hermeneutik. Dalam pembacaan heuristik, karya sastra dibaca sesuai dengan struktur bahasanya. Untuk mencapai makna perlu dilanjutkan dengan pembacaan hermeneutik, yaitu karya sastra dibaca berdasarkan konvensi sastranya dengan memberi tafsiran untuk mendapatkan maknanya secara utuh. Berdasarkan hasil analisis puisi "Ila Sya'irin Syabbin", dapat diketahui bahwa generasi muda Palestina yang menjadi harapan bagi bangsanya untuk melanjutkan perjuangan, diharapkan akan menjadi lebih baik dari generasi sebelumnya sehingga mereka akan dapat memperbaiki kesalahan-kesalahan para pendahulunya.
This study explores the meaning of poetry "Ila Sya'irin Syabbin" by Mahmud Darwisy which will be analyzed using semiotic theory. There are two stages to analyze the poetry in this study. The first stage is to determine the semantic indirection that contained in this poetry caused by three ways which are displacing, distorting, and creating of the meaning. The second stage is semiotic reading that composed of heuristic reading and hermeneutic reading. Based on semiotic readings already done, can be known "Ila Sya'irin Syabbin" is a work that describes how Palestina's young generations become the hope of struggle for their nation. It is hoped that they become better than the previous generation until they will be able to fix the mistakes of their predecessors.
Kata Kunci : puisi, semiotik, Mahmud Darwisy, pemuda