Laporkan Masalah

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP KECEMASAN REMAJA PUTRI MENGHADAPI MASA PUBERTAS DI SDN SE-KOTA SELONG LOMBOK TIMUR

SRI ENDANG KUSRINI, Dr. Dra. Sumarni DW., M.Kes.; Lely Lusmilasari, S.Kp., M.Kes.

2015 | Tesis | S2 Keperawatan

Latar belakang: Pubertas merupakan awal berfungsinya organ reproduksi terjadi pada masa remaja yang merupakan peralihan masa kanak-kanak menuju masa dewasa. Menarche dan perubahan bentuk serta ukuran fisik menandai remaja putri memasuki masa pubertas. Kurangnya pemahaman tentang perubahan yang dialami masa pubertas mengakibatkan remaja putri mengalami kecemasan. Kecemasan dapat berdampak pada kejadian psychopathologies lanjut dan mengganggu kinerja fungsi kognitif sehingga mengganggu proses belajar. Pendidikan kesehatan tentang pubertas memberikan pemahaman untuk menumbuhkan persepsi positif dan memberikan kesiapan remaja putri menghadapi pubertas. Tujuan: Mengidentifikasi kecemasan sebelum dan setelah pemberian pendidikan kesehatan dan mengidentifikasi pengaruh pemberian pendidikan kesehatan terhadap kecemasan remaja putri menghadapai masa pubertas. Metode: Rancangan penelitian ini menggunakan quasy-experiment pre test and post test with control group. Penentuan sampel dengan teknik consecutive sampling, subjek penelitian ini sebanyak 135 remaja putri kelas V di SDN se-kota Selong. Pengumpulan data menggunakan kuesioner tingkat kecemasan dan tingkat pengetahuan serta kuesioner karakteristik responden. Analisa data menggunakan uji Chi-square. Hasil : Sebelum diberikan pendidikan kesehatan kelompok intervensi mengalami kecemasan sedang sebesar 60,9% sedangkan kelompok kontrol mengalami kecemasan sedang sebesar 52,1%. Setelah diberikan pendidikan kesehatan, kelompok intervensi mengalami penurunan kecemasan mencapai 84,6% sedangkan kelompok kontrol hanya 10,8%. Kedua kelompok menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan nilai = 0,001 (< +-; 0,05), Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan antara pendidikan kesehatan tentang pubertas terhadap tingkat kecemasan remaja putri di SDN se-kota Selong dalam menghadapi masa pubertas.

Background: Puberty is the beginning of the functioning of the reproductive organs that occurs in the adolescence and into the transition of childhood into adulthood. Menarche and changes in the shape and size of the physical mark girls entering puberty. Oscillation and the lack of information about puberty will affect in the adolesence girls anxiety. Anxiety can have an impact on the incidence of psychopathologies further and anxiety is one of the inhibiting factors in learning that may interfere with the performance of one's cognitive functions in learning process. Health education in puberty is going to provide the understanding of positive perception and readiness in adolescence girl puberty. Objective: Identifying anxiety before and after administration of health education and identify the effect of health education on anxiety adolescent girls facing puberty. Methods: The study design using quasy-experimental pre-test and post-test with control group. Samples consisted of 135 adolescent girls in class V elementary schools of Selong Lombok Timur taken through consecutive sampling technique. Collecting data using questionnaires of level anxiety and the level of knowledge as well as the characteristics of the questionnaire respondents. Data analysis concerns the intervention group and the control group using Chi-square test. whereas the pretest and post-test comparison of each group using the McNemar test. Results: Intervention group and control group before health education showed the anxiety in 60,9% and 52,1%. Comparison of anxiety intervention group and the control group after being given health education showed a significant difference. Intervention group showed 84,6% and control group showed 10,8% with a significance value of = 0.001 (<+-; 0.05). Conclusion: There is the effect of health education on anxiety adolescent girls facing puberty at elementary schools of selong lombok timur.

Kata Kunci : health education, adolescent girls, puberty, anxiety

  1. S2-2015-353941-abstract.pdf  
  2. S2-2015-353941-bibliography.pdf  
  3. S2-2015-353941-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2015-353941-title.pdf