Laporkan Masalah

HASRAT PENGARANG DALAM NOVEL AKAR PERSPEKTIF LACANIAN

FINA HIASA, Dr. Pujiharto, M.Hum.

2015 | Tesis | S2 Ilmu Sastra

Akar karya Dee Lestari merupakan novel yang bercerita mengenai pencarian kesejatian yang berlatar belakang ajaran Buddhisme. Adanya kedekatan peristiwa antara kehidupan nyata pengarang dengan pencarian kesejatian oleh tokoh Aku menjadi indikasi bahwa hasrat pengarang termanifestasi melalui novel Akar. Untuk dapat mengetahui bagaimana hasrat pengarang termanifestasikan melalui novel Akar, peneliti menggunakan teori psikoanalis Jacques Lacan. Dengan menggunakan metode psikoanalisis Lacanian yaitu melalui mekanisme metafora dan metonimi, peneliti menganalisis rangkaian penanda pada novel Akar sehingga pada akhirnya ditemukan apa sebenarnya hasrat menjadi dan hasrat memiliki pengarang. Berdasarkan keseluruhan analisis yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa novel Akar adalah metafora dari kehidupan Dee ketika ia mengalami fase pencerahan dalam hidupnya. Dalam psikoanalisis Lacan terdapat dua bentuk hasrat, yaitu hasrat menjadi dan hasrat memiliki. Ditemukan bahwa hasrat menjadi Dee adalah kesejatian dan perjalanan dalam menemukan kesejatian. Kesejatian merupakan metafora dari kesempurnaan yang diinginkan Dee, sedangkan perjalanan dalam menemukan kesejatian merupakan metafora dari kebebasan yang diinginkan Dee. Dalam hasrat memiliki ditemukan bahwa Dee ingin memiliki kesempurnaan dan kebebasan dalam menentukan identitasnya.

Akar, Dee Lestari's novel, narrates a journey for authenticity with Buddhism as its background. The proximity between the events of authors real-life experience with the journey of 'I' in the novel can be read as an indication to the author's desires which are manifested through herwork. To know how the author's desires manifested through Akar, the researcherutilizes Jacques Lacan's psychoanalysis theory, particularly the mechanism of metaphor and metonymy. The researcher analyzes a series of signifiers on Akar and eventually sets to discover what exactly the desire of 'being' and 'having' of the author. Finally, it can be concluded that Akar is a metaphor of Dee's life when she experienced the enlightenment phase in her life. In Lacanian psychoanalysis, there are two forms of desire, the desire of 'being' and 'having'. It seems that Dee's desire of 'being' is the journey to discover authenticity and genuineness, in which the journey itself is a metaphor for Dee's desire for freedom and authenticity as a metaphor forher desire for completeness. The desire of having, on the other hand, shows that Dee desires to have the completeness and freedom to determine her identity.

Kata Kunci : Hasrat, Lacanian, Akar, Dee Lestari

  1. S2-2015-351521-abstract.pdf  
  2. S2-2015-351521-bibliography.pdf  
  3. S2-2015-351521-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2015-351521-title.pdf