HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK MAHASISWA DAN GAYA HIDUP DENGAN KETERBACAAN PESAN DAN KEMAMPUAN PERSUASI PESAN PEDOMAN GIZI SEIMBANG (PGS) 2014 PADA MAHASISWA UNIVERSITAS GADJAH MADA
AFIATIN YAQUTUT M, Dra. Yayi Suryo Prabandari, M.Si., Ph. D. ; Siti Helmyati, DCN, M.Kes
2015 | Skripsi | GIZI KESEHATANLatar Belakang: Indonesia pada awalnya membuat pedoman makanan untuk mengatasi permasalahan gizi ganda. Masalah gizi ganda (double burden disease) mengacu pada keadaan gizi lebih dan gizi kurang yang terjadi secara bersamaan dalam suatu populasi. Permasalahan kesehatan tidak hanya masalah gizi ganda (double burden disease), tetapi begitu juga dengan perilaku gaya hidup. Permasalahan gizi ini telah terlihat pada hasil laporan Riskesdas (2013), yang ini salah satunya disebabkan kurangnya sosialisasi pesan pedoman gizi. Maka dari itu untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang baik perlu adanya uji efektivitas melalui keterbacaan pesan atau pemahaman pesan dan daya persuasi pesan PGS 2014 kepada mahasiswa S1 Universitas Gadjah Mada. Tujuan: Mengetahui hubungan antara karakteristik mahasiswa dan gaya hidup dengan keterbacaan pesan dan kemampuan persuasi pesan Pedoman Gizi Seimbang (PGS) 2014 pada mahasiswa Universitas Gadjah Mada Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode observasional dan rancangan cross sectional study dengan teknik pengambilan sampel secara accidental sampling. Penelitian sebanyak 434 responden. Uji statistik untuk melihat hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat menggunakan uji chi-square dan uji korelasi pearson. Hasil Penelitian: Ada hubungan yang signifikan antara kluster mahasiswa (P = 0,046), jenis kelamin (P = 0,028), gaya hidup (P = 0,028), pengetahuan PGS (0,009) dengan keterbacaan Pedoman Gizi Seimbang. Tidak ada hubungan yang signifikan antara uang saku dengan keterbacaan pesan pedoman gizi seimbang (P = 0,485). Ada hubungan yang signifikan antara kluster mahasiswa dengan daya persuasi pesan PGS (P = 0,009), Tidak ada hubungan yang signifikan antara jenis kelamin (P = 0,444), uang saku (P = 0,568), gaya hidup (P = 0,149), pengetahuan PGS (0,262) dengan daya persuasi pesan PGS. Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara kluster mahasiswa, jenis kelamin, gaya hidup, pengetahuan PGS dengan keterbacaan Pedoman Gizi Seimbang dan tidak ada hubungan yang signifikan antara uang saku dengan keterbacaan pesan pedoman gizi seimbang. Ada hubungan yang signifikan antara kluster mahasiswa dengan daya persuasi pesan PGS dan tidak ada hubungan yang signifikan antara jenis kelamin, uang saku, gaya hidup, pengetahuan PGS dengan daya persuasi pesan PGS. Kata Kunci: Mahasiswa, Keterbacaan pesan, Persuasi pesan, Gaya hidup, PGS 2014
Background: Indonesia at first made food guide to overcome double nutrition problem. Double nutrition problem (double burden disease) referring to over and under nutrition condition. The trouble is not only double nutrition problem, but also with lifestyle. This nutrition problem appear at the report of Riskesdas (2013), one of the cause is the lack of socialization. Therefore, to increase human resources, efectivity test have to be done by comprehension and persuasiveness of PGS 2014 message to the undergraduate student of Universitas Gadjah Mada. Objective: Measuring the relation between undergraduate student characteristics dan lifestyle with message comprehension and persuasiveness power of Pedoman Gizi Seimbang (PGS) 2014 to the undergraduate student of Universitas Gadjah Mada. Methods: This research was a qualitative research with observational method and cross sectional study program, the sample taking by accidental sampling. The research consist 434 respondents. Statistical test to measure the relation between independent variables and dependent variables using chi-square test and pearsons correlation test. Results: Theres significant relation between undergraduate students cluster (P = 0,046), gender (P = 0,028), lifestyle (P = 0,028), PGS knowledge (0,009) to Pedoman Gizi Seimbang understanding. There is no significant relation between pocket money to PGS comprehension (P = 0,485) theres significant relation between undergraduate students cluster with the power of persuasiveness of PGS (P = 0,009), There is no significant relation between gender (P = 0,444), pocket money (P = 0,568), lifestyle (P = 0,149), PGS knowledge (0,262) with persuasiveness power of PGS. Conclusion: Theres significant relation between undergraduate students cluster, gender, lifestyle, PGS knowledge with Pedoman Gizi Seimbang understanding. There is no significant relation between pocket money with PGS comprehension.Theres significant relation between undergraduate students cluster with the power of persuasiveness of PGS, there is no significant relation between gender, pocket money, lifestyle, PGS knowledge with persuasiveness power of PGS. Keywords: undergraduate student, message comprehension, message persuasiveness, lifestyle, PGS 2014
Kata Kunci : Mahasiswa, Keterbacaan pesan, Persuasi pesan, Gaya hidup, PGS 2014