Perancangan Body Low Cost Green Car Dengan Menggunakan Metode Kansei Engineering Dan Quality Function Deployment
HAPSORO AGUNG JATMIKO, Dr. Eng. M. Arif Wibisono, S.T., M.T.
2014 | Skripsi | S1 TEKNIK INDUSTRIPerkembangan jenis dan bentuk kendaraan membantu meningkatkan pertumbuhan jumlah kendaraan yang ada di Indonesia, khususnya kota Yogyakarta yang merupakan destinasi pendidikan. Salah satu tipe kendaraan yang kini makin mudah dijangkau oleh konsumen Indonesia adalah kendaraan bertipe Low Cost Green Car atau mobil murah ramah lingkungan yang memiliki bentuk body kendaraan yang relatif kecil dan sesuai dengan tipe anak muda masa kini. Namun produsen mobil murah lokal masih kalah bersaing dengan pabrikan besar yang tetap dapat menekan biaya produksi, salah satu contohnya adalah TATA Motors yang berasal dari India. Oleh karena itu, produsen lokal harus mulai mengembangkan bentuk body kendaraan yang lebih disukai oleh konsumen dalam negeri dan tetap dengan menekan biaya produksi, dengan menggunakan metode pengembangan produk yang sudah ada. Salah satu metode pengembangan produk yang melibatkan konsumen serta menggunakan indra perasa konsumen adalah metode Kansei yang dikembangkan oleh Mitsuo Nagamachi di Jepang pada tahun 1970 untuk mengeluarkan Mazda Miata yang hingga kini masih menjadi primadona bagi Mazda. Selain itu, agar produk sukses dipasaran, produsen juga harus membaca needs dari konsumen. Hal ini bisa dilakukan dengan menggunakan metode Quality Function Deployment yang menangkap kebutuhan dari pelanggan yang akan ditranslasikan menjadi sebuah spesifikasi akhir dalam proses perancangan produk. Pada penelitian ini, metode Kansei dipergunakan untuk mencari needs dari bentuk body LCGC yang diinginkan, setelah didapatkan, akan digunakan dalam perancangan House of Quality sehingga desain akhir kendaraan tersebut sesuai dengan kebutuhan dari konsumen di pasar. Hasil akhir penelitian ini, didapatkan bahwa bentuk lampu depan kendaraan yang disukai berupa hexagonal, lampu fog kendaraan berbentuk bulat dengan list, bentuk lampu belakang berupa segiempat dan bentuk grille kendaraan berupa jajar genjang terbagi dua dan total lampu kendaraan yang diinginkan sejumlah 8 buah
With the rapid growth of development in transportation, also increasing the numbers of vehicle in Indonesia, especially Yogyakarta which is the favourite destination for College Student. One of the easiest kinds of vehicle that are affordable of Indonesian is the Low Cost Green Car (LCGC) which is having a relative small body structure that fit for youngster. The problem that occurred now, most of the existing cars in Indonesia are imported car that can afford low prices yet still having a complete features such as TATA Motors form India that started to invade Indonesia���¢�¯�¿�½�¯�¿�½s car market. According to the problem above, local companies who worked in automobile should started to develop better body structure that consumers loved while maintaining the production price at low level with the existing product design tools. One of the product design method that including the participation of the consumer���¢�¯�¿�½�¯�¿�½s senses is Kansei Engineering that was developed by Mitsuo Nagamachi in Japan at the mid 70���¢�¯�¿�½�¯�¿�½s that already produced Mazda Miata which is becoming the main power of Mazda company in sports car section. Another product design method that should the companies do to make the product being accepted in the market is the Quality Function Deployment method. The QFD is a method that finds the customers needs and have to be translated become a specification of a product that will be released in the market. In this research, the Kansei Engineering method is used to find the customers need and then transferred it to the QFD method to be used in the House of Quality one of the QFD tools so that the final design could be made and accepted by the market. In the end, the final specification of the favourited car has a hexagonal head lamp, rounded fog lamp, square rear lamp, a parallelogram sliced in half grilled and the car has 8 stationery lamps.
Kata Kunci : LCGC, Kansei Engineering, Quality Function Deployment, needs, House of Quality