Kajian dan pengembangan kapasitas kelembagaan rehabilitasi hutan dan lahan Kabupaten Bulungan Kalimantan Timur
SURAMENGGALA, Iman, Prof. Dr. Ir. H. Djoko Marsono
2009 | Tesis | S2 Ilmu KehutananRehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) adalah upaya pemerintah dalam ml!nanggulangi kerusakan hutan dan laban yang semakih memprihatinkan. Data Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BP-DAS) Kalimantan Timur menunjukkan laban kritis di Kabupaten Bulungan pada tahun 2004 telah mencapai luasan 1.54 juta hektar. Untuk merehabilitasi lahan kritis tersebut, sejak tc.~iun 2001 pemerintah Kabupaten Bulungan telab menerima Dana Alokasi Khusus Dana Reboisasi (DAK-DR) sebesar Rp. 160,3 milyar. Namun basil evaluasi kegiatan RHL DAK-DR di Kalimantan Timur menunjukkan pelaksanaan kegiatan bel urn efektif dan efesien (Sutisna dan Rayadin, 2003). Penelitian ini bertujuan mengetahui kapasitas lembaga pengelola kegiatan ~ di Kabupaten Bulungan, menganalisis faktor-fakror penghambat dalam pengembangan kapasitas kelembagaan dan merumuskan strategi dalam penguatan dan pengembangan kelembagaan RHL tersebut. metode yang digunakan dalam kajian kapasitas lembaga ini adalah Organizational Capacity Assessment Tool (OCAT) dan SWOT sedangkan penyusunan strategi penguatan dan pengembangan lembaga menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Berdasarkan analisis OCAT nilai kapasitas kelembagaan yang dikaji adalah 3, 7 yang artinya dibutuhkan perbaikan kapasitas kelembagaan dalam skala yang luas. Hasil pembobotan faktor-faktor strategis berdasarkan analisis SWOT menunjukan besamya pengaruh internal. (nilai 5,66) terhadap pengembangan dan penguatan organjsasi dibandingkan faktor eksternal (nilai 4, 77) kemudian dari hasil pembobotan ini juga diketahui masih besarnya nilai faktor kelemahan dan ancaman (total nilai 6,41) bila dibandingkan nilai kekuatan dan peluang (total nilai 4,02). Prioritas kebijakan dalam pengembangan kelembagaan berdasarkan analisis AHP adalah pengembangan organisasi dengan nilai vektor prioritas 0,24, pengembangan dan manajemen sumber daya manusia (nilai vektor prioritas 0,23) dan kapasitas struktur dan budaya organisasi (vektor prioritas 0, 19) Kata Kunci: RHL, DAK-DR, OCAT, AHP, Kapasitas, Kelembagaan
Forest and land rehabilitation (RHL) is a government's attempt to overcome the more apprehensive forest and land damage. The data of Central Management of River Basin of East Kalimantan show the critical lands in Bulungan Regency in 2004 are 1.54 million ha. The rehabilitate those critical lands, since 2001 Bulungan Regency has received the Specific Allocation GrantReforestation Funds (DAK-DR) as much as Rp.160.3 billion. However, evaluation results of the Rill.- DAK-DR in East Kalimantan show that the implementation activities has not yet effective and efficient (Sutisna and Rayadin, 2003). This research aims at finding out the institutional capac\ty of the management of RHL activities in Bulungan Regency, analyzing obstacle faktor in the development of institutional capacity and formulating strategies in strengthening and developing the institutional of RHL. the methods used in the study of institutional capacity is Organizational Capacity Assessment Tool (OCAT), and SWOT, while in formulating strategy for strengthening and developing institutional is Analytical Hierarchy Process (AHP). Based on OCAT analysis, the value institutional capacity is 3.7, meaning that is needs a large scale improvement of institutional capacity. The scoring resu lt of the strategic factor based o SWOT analysis shows the significant internal influence (value 5.66) on developing and strengthening organization compared to external factor (value 4.77). The scoring result also shows the significant value of weakness and threat factor (total value 6.41) compared to strength and opportunity factors (total value 4.02). The priority of policies in the institutional development based on AHP analysis are organizational development (priority vector value 0.24), development and management of human resources (priority vector value 0.23) and capacity of organizational structure and culture (priority vector value 0, 19). Keyword : RHL, DAK-DR, OCAT, AHP, institutional capacity
Kata Kunci : RHL,DAK,DE,OCAT,AHP,kapasitas,Kelembagaan