Strategi peningkatan kinerja pinjaman Bank BRI Cabang Tuban
SUTADI, Dr.Ir. Dwidjono Hadi Darwanto, MS
2006 | Tesis | Magister Manajemen AgribisnisPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan serta peluang dan ancaman kinerja pinjaman Bank BRI Tuban sehingga dapat diketahui posisi kinerja Bank BRI Tuban saat ini. Dengan mengetahui posisi kinerja pinjaman, maka dapat ditentukan strategi peningkatan kinerja pinjaman berdasarkan kesesuaian antara kemampuan internal (melalui kekuatan dan kelemahan) dan situasi eksternal (peluang dan ancaman) Bank BRI Tuban. Metode penelitian adalah metode penelitian analisis deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini mencakup data primer dan sekunder. Data dikumpulkan dengan wawancara, pengamatan dan pencatatan. Analisis terhadap faktor internal dan eksternal menggunakan analisis SWOT, Internal – External Matrix (IE Matrix) dan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) model Fred R. David (2003). Analisis internal mengidentifikasikan faktor-faktor yang menjadi kekuatan dan kelemahan dibandingkan dengan pesaingnya, sedangkan analisis eksternal mengidentifikasi faktorfaktor yang menjadi peluang dan ancaman bagi Bank BRI Tuban. Melalui analisis SWOT dan IE Matrix ini dapat diketahui posisi kinerja pinjaman Bank BRI Tuban sehingga dapat ditentukan strategi peningkatan kinerja pinjaman. Dari hasil analisis internal, faktor-faktor yang menjadi kekuatan Bank BRI Tuban adalah jaringan kerja luas, dana cukup kuat, sistem kekeluargaan, kerja sama yang baik dan pekerja berpengalaman. Sedangkan yang menjadi faktor kelemahannya adalah SDM unit terbatas, pencarian informasi kurang, kewenangan memutus kredit terbatas, pembinaan nasabah kurang dan pelayanankredit lambat. Dari hasil analisis eksternal, faktor-faktor yang menjadi peluang adalah jumlah pengusaha kecil di Tuban sangat besar dan menyebar, pangsa kredit besar, dukungan fasilitas memadai dan kebijakan pemerintah yang banyak berpihak kepada pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Sedangkan faktor-faktor yang menjadi ancaman adalah bank berteknologi tinggi lebih disukai dan alternatif pembiayaan lain. Dari hasil analisis SWOT dan IE Matrix diperoleh hasil bahwa posisi Bank BRI Tuban sangat menguntungkan karena SBU Bank BRI pada posisi sel IV (Growth and Build) dengan skor kekuatan – kelemahan (Internal Factors) 3,17 dan skor peluang- ancaman (External Factors) 2,88. Oleh karena itu strategi yang harus dilakukan adalah Intensive Strategy atau Strategi Intensif/Ekspansi, yaitu dengan cara melakukan penetrasi pasar. Implementasi strategi penetrasi adalah mengoptimalkan potensi pasar yang ada dengan produk yang ada sekarang, dengan upaya pemasaran yang lebih intensif agar pangsa pasar meningkat
The objective of this research is to identify strengths, weaknesses, opportunities and threats of loan’s performance at Tuban BRI branch office, in order to evaluate the position of BRI’s performance in a now days. By knowing the positioning of loan’s performance, the improvement strategic of loan’s performance can be determined based on match between Internal Factors (strengths and weaknesses) and External Factors (opportunities and threats) of Tuban BRI branch office. Method that used is descriptive analysis method. Data used consist of primary and secondary data collected by interview, observation, and questionnaire. The analysis of Internal Factors and External Factors using SWOT Analysis, Internal – External Matrix (IE-Matrix) and Quantitative Strategic planning Matrix (QSPM) model Fred R. David (2003). Internal analysis is is identifying strengths and weaknesses factors which is compared to its competitors. On the other hand, external analysis is identifying opportunities and threats of Tuban BRI branch office. By using SWOT analysis and IE Matrix, it can be found the position of BRI performance and finally growth strategy of loan’s performance can be determined. From internal analysis, it’s found several factors that become strengths such as wide networking, good funding strategy, family culture in the society, good partnership and working experience On the other hand, several factors become weaknesses such as limited human resources in BRI Unit, lack of information, limited loan approval, lack of customer assistance and bad loan services. From external analysis, it’s found several factors that become opportunities such as large amount of small and medium enterprise, large market share of loan, good support from goverment related to facility and policy which is concernà to the development of micro, small and medium enterprise (UMKM). On the other hand, several factors become threats such as a lot of banking industry entry to micro business sector, banking industry with high technology more preferred and other finance company. Based on SWOT and IE-Matrix analysis result, it can be found that Tuban BRI branch office has good position in the business because SBU (Strategic Business Unit) of Tuban BRI branch office lies on the fourth cell (Growth and Build) with internal factors score (strengths and weaknesses) 3.17 and external factors score (opportunities and threats) 2.88. It means the strategy that can be implemented is intensive strategy or expansive strategy through market penetration. The implementation of market penetration done by optimizing the existing potential market with existing product in order to get intensive marketing strategy and finally the increase of market share will be achieved.
Kata Kunci : Kinerja Bank,Pinjaman,Strategi Bank,Kinerja Pinjaman,