Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi nilai ririko lelang atas agunan piutang negara perbankan pada Kantor Pelayanan Piutang dan lelang Negara (KP2LN) Jakarta, tahun 2003-2004
AGRIADI, Ranni, B.M. Purwanto, Ph.D
2006 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji serta mengetahui pengaruh faktor biaya pengosongan, waktu pemasaran, status agunan, kondisi bangunan dan lokasi bangunan terhadap risiko lelang dalam penilaian tanah dan bangunan sebagai agunan utang yang di lelang. Penelitian ini menggunakan data kerat lintang yang bersumber dari data sekunder yaitu berasal dari Laporan Tim Penilai pada tahun 2003 sampai dengan tahun 2004, khususnya tanah dan bangunan sebagai agunan utang untuk keperluan eksekusi lelang di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Data yang diambil berjumlah 66 (enampuluh enam) yang merupakan sampel dari beberapa berkas kasus pengurusan piutang negara perbankan di Kantor Pelayanan Piutang dan Lelang Negara (KP2LN) Jakarta. Metode yang digunakan untuk mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi risiko lelang adalah analisis regresi linier berganda. Analisis data kemudian dilanjutkan dengan uji ekonomika (uji arah dan intensitas), uji statistika (uji-t dan uji F) serta uji ekonometrika (multikolinieritas, heterokedastisitas dan autokorelasi) dengan derajat kepercayaan sebesar 95% (α =5%). Model terbaik yang dihasilkan dari analisis regresi adalah model lin-lin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya pengosongan, waktu pemasaran dan status agunan berpengaruh signifikan terhadap risiko lelang dengan kemampuan menjelaskan sebesar 81,55%.
This research is headed for examining and finding out the existence of factors of the clearing cost, the timing of marketing, the collateral nature, the building condition and the location which influence the risk of the auction in appraising the value of land and building as the auctioned debt-collateral. This research uses the data of the cross section which based on secondary data from the appraiser teams report at 2003 to 2004 especially the lands and buildins which are as to debt-collateral for necessity of the auction execution in Jakarta and the outer. The amount of the data taken are 66 (sixty six) which become the sample of some files of government receivable treatment at Kantor Pelayanan Piutang dan Lelang Negara (KP2LN) – The Servicing Office of State Receivable and Auction – in Jakarta The method which is used to examine the factors that influence the auction risk is analysis of multiple linier regresion. The data analysis is then continued with theoretical test, statistical test (t-test and F-test) and econometrical test (multicolinearity, heteroscedasticity and autocorrelation) with confidence level 95% (α = 5%). The best model of multiple regresion analysis is lin-lin model. The result of the research shows that in fact the clearing cost, the timing of marketing and the collateral nature influence on significant to the auction risk, with 81,55% of the explanation power.
Kata Kunci : Nilai Risiko Lelang,Agunan Piutang