Analisis Dampak Pembangunan Infrastruktur Publik Terhadap Pertumbuhan Ekonomi (Studi Kasus Tol Semarang-Demak Seksi 2)
Fais Ridho Nugroho, Dr. Anggi Rahajeng, S.E., M.Ec.
2026 | Tugas Akhir | D4 PEMBANGUNAN EKONOMI KEWILAYAHAN
Proyek Strategis Nasional (PSN) merupakan kebijakan pembangunan pemerintah dengan menetapkan proyek-proyek strategis di seluruh daerah untuk pemerataan pembangunan antar wilayah dan pertumbuhan ekonomi. Satu diantaranya PSN adalah Jalan Tol Semarang-Demak Seksi 2 di Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Pembangunan ruas jalan tol sepanjang 16.31 kilometer yang membentang dari Exit Tol Sayung sampai Exit Tol Demak dan mulai dilaksanakan konstruksi pada tahun 2019, namun belum terdapat bukti empiris mengenai dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Demak. Penelitian ini menggunakan metode Difference-in-Differences, Kabupaten Demak ditetapkan sebagai kelompok perlakuan, kemudian ditetapkan Kabupaten Grobogan, Kabupaten Pati, dan Kabupaten Rembang sebagai kelompok kontrol, karena ketiga daerah tersebut karakteristik yang sama dengan Kabupaten Demak. Variabel yang digunakan meliputi Laju PDRB sebagai variabel dependen, serta TPAK, Jumlah Penduduk, dan Investasi Dalam Negeri sebagai variabel kontrol. Hasil estimasi menunjukan koefisien DiD sebesar 0.068 (p=0.620), sehingga pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Seksi 2 belum terbukti berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan Laju PDRB sebagai variabel dependen. Di antara variabel kontrol, hanya Jumlah Penduduk yang berpengaruh negatif dan signifikan, sedangkan TPAK dan Investasi Dalam Negeri terbukti tidak signifikan. Temuan ini mengidentifikasi dampak infrastruktur publik yaitu jalan tol kemungkinan baru terlihat dalam periode jangka panjang, sehingga diperlukan kebijakan pendukung seperti perbaikan konektivitas jalan lokal dan penguatan iklim investasi daerah supaya pertumbuhan perekonomian daerah menjadi meningkat
National Strategic Projects are a government development policy that identifies strategic projects across all regions to promote equitable development across regions and economic growth. One such PSN is Section 2 of the Semarang-Demak Toll Road in Demak Regency, Central Java. Construction of this 16.31 kilometer toll road section, which stretches from the Sayung Toll Exit to the Demak Toll Exit, was launched in 2019, however, there is currently no empirical evidence regarding its impact on economic growth in Demak Regency. This study employs the Difference-in-Differences method. Demak Regency was designated as the treatment group, while Grobogan Regency, Pati Regency, and Rembang Regency were designated as the control group, as these three regions share similar characteristics with Demak Regency. The variables used include the GRDP growth rate as the dependent variable, and the Labor Force Participation Rate (LFPR), Population, and Domestic Investment as control variables. The estimation results show a DiD coefficient of 0.068 (p=0.620), indicating that the construction of Section 2 of the Semarang-Demak Toll Road has not been proven to have a significant effect on economic growth, with the GRDP growth rate as the dependent variable. Among the control variables, only Population has a negative and significant effect, while TPAK and Domestic Investment were found to be insignificant. These findings suggest that the impact of public infrastructure specifically toll roads may only become apparent long term period, therefore, supportive policies such as improving local road connectivity and strengthening the regional investment climate are necessary to boost regional economic growth.
Kata Kunci : Jalan Tol Semarang-Demak Seksi 2, Difference-in-Differences, PDRB, infrastruktur publik, pertumbuhan ekonomi daerah