Laporkan Masalah

Makna dan Terapan Konsep "Seni dan Masyarakat dalam Pemrograman di Cemeti Institut

Riza Pradito Yuwono, Dr. Budi Irawanto, S.IP., M.A

2026 | Tesis | S2 Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa

Penelitian ini berfokus pada bagaimana kerja-kerja institusi seni, dalam hal ini “Cemeti Institut untuk Seni dan Masyarakat” dengan masyarakat yang bersifat lintas disiplin terjadi sebagai upaya memahami makna “seni dan masyarakat” yang disematkan pada nama institusi tersebut. Penggunaan “seni dan masyarakat” sendiri mulai digunakan pada tahun 2016 setelah sebelumnya menggunakan nama “Rumah Seni Cemeti” atau diterjemahkan menjadi “Cemeti Art House”. Terminologi “seni dan masyarakat” atau “art and society” sendiri mulai banyak dipergunakan oleh berbagai institusi atau setidaknya dipergunakan sebagai penjelas dalam praktik artistik institusi seni di berbagai tempat namun dalam konteks Cemeti, saya ingin melihat transformasi penggunaan terminologi tersebut pasca penyematan sebagai bagian dari nama institusi melalui pemrograman yang dilakukan. Penelitian akan dilakukan di Cemeti Institut untuk Seni dan Masyarakat yang berlokasi di Yogyakarta, Indonesia. Terkait dengan penggunaan metode Auto-Etnografi dengan pendekatan penelitian berbasis praktek, maka penelitian ini akan bersifat reflektif dengan merefleksikan kerja-kerja yang telah dilakukan oleh peneliti sebagai bagian dari institusi tersebut. Lebih jauh, melalui penelitian ini, saya ingin melihat bagaimana Cemeti Institut untuk Seni dan Masyarakat mendefinisikan konsep “seni dan masyarakat” melalui praktik penciptaannya, dalam hal ini pembuatan serta pelaksanaan program baik dalam bentuk pameran, dan program publik lainnya. 




This research focuses on how the work of an art institution—in this case, Cemeti Institute for Art and Society—engages with communities through interdisciplinary approaches as an effort to understand the meaning of “Art and Society,” a phrase embedded in the institution’s name. The term “Art and Society” began to be used in 2017, replacing the institution’s previous name, Rumah Seni Cemeti (Cemeti Art House). While the terminology “Art and Society” has increasingly been adopted by various institutions, or at least used to describe the artistic practices of art organizations in different contexts, this study seeks to examine how the meaning and application of the term have evolved within Cemeti following its incorporation into the institution’s name, particularly through its programming activities. The research will be conducted at Cemeti Institute for Art and Society, located in Yogyakarta, Indonesia. Employing an autoethnographic methodology within a practice-based research framework, the study will be inherently reflective, drawing upon and critically examining the researcher’s own experiences and work as part of the institution. Furthermore, this research aims to investigate how Cemeti Institute for Art and Society defines the concept of “Art and Society” through its creative and organizational practices, specifically through the development and implementation of exhibitions and other public programs.


Kata Kunci : Seni dan Masyarakat, socially-engaged art, seni partisipatoris, porositas.

  1. S2-2026-546905-abstract.pdf  
  2. S2-2026-546905-bibliography.pdf  
  3. S2-2026-546905-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2026-546905-title.pdf