Pengaruh Persepsi Kemudahan, Persepsi Manfaat, dan Persepsi Keamanan terhadap Minat Penggunaan Layanan Digital Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor di Daerah Istimewa Yogyakarta
Diandra Sausan Fayi Ariandana, Dina Natasari, S.E., M.Si., Ak.
2026 | Tugas Akhir | D4 Akuntansi Sektor Publik
Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta telah mengembangkan layanan digital pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), seperti e-Samsat dan SIGNAL, untuk meningkatkan kualitas pelayanan perpajakan. Namun, tingkat pemanfaatan layanan tersebut masih tergolong rendah dibandingkan pembayaran konvensional. Kondisi ini menunjukkan bahwa pengembangan layanan digital belum sepenuhnya diikuti oleh tingginya minat masyarakat untuk menggunakannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi kemudahan, persepsi manfaat, dan persepsi keamanan terhadap minat penggunaan layanan digital pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linear berganda dan pengumpulan data melalui kuesioner tertutup. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 150 orang yang tersebar di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kemudahan, persepsi manfaat, dan persepsi keamanan baik secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat penggunaan layanan digital pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor di Daerah Istimewa Yogyakarta.
The Government of the Special Region of Yogyakarta has developed digital vehicle tax payment services, such as e-Samsat and SIGNAL, to improve the quality of tax services. However, the utilization rate of these digital services remains relatively low compared to conventional payment methods. This condition indicates that the development of digital services has not been accompanied by a high level of public intention to use them. This study aims to analyze the influence of perceived ease of use, perceived usefulness, and perceived security on the intention to use digital vehicle tax payment services in the Special Region of Yogyakarta. This study employed a quantitative approach using multiple linear regression analysis, with data collected through a closed-ended questionnaire. The sample consisted of 150 respondents residing in the Special Region of Yogyakarta. The results indicate that perceived ease of use, perceived usefulness, and perceived security, both partially and simultaneously, have a positive and significant influence on the intention to use digital vehicle tax payment services in the Special Region of Yogyakarta.
Kata Kunci : Layanan Digital, Minat Penggunaan, Pajak Kendaraan Bermotor, Persepsi Keamanan, Persepsi Kemudahan, Persepsi Manfaat.