ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN WAJIB PAJAK BADAN DALAM PENGGUNAAN CORETAX DI KOTA YOGYAKARTA
Kayla Chantika Wong, Dr. Faiz Zamzami, S.E., M.A
2026 | Tugas Akhir | D4 Akuntansi Sektor Publik
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh persepsi kemudahan penggunaan, persepsi kebermanfaatan, pengetahuan
perpajakan, skala usaha, dan pengalaman pengguna terhadap kepatuhan wajib
pajak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan metode regresi
linear berganda dan pengumpulan data menggunakan kuesioner. Responden dalam penelitian
ini adalah wajib pajak badan di Kota Yogyakarta. Total Responden sejumlah 127
responden dan diperoleh dengan menggunakan pendekatan Slovin. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa setiap variabel (persepsi kemudahan penggunaan, persepsi
kebermanfaatan, pengetauan perpajakan, skala usaha, dan pengalaman pengguna)
berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Penelitian
ini diharapkan dapat menjadi bahan kajian pemerintah dalam menyusun kebijakan
strategis terkait usaha peningkatan kepatuhan pajak dengan mempertimbangkan
faktor persepsi kemudahan, persepsi kebermanfaatan penggunaan, perngetahuan
perpajakan, skala usaha, dan pengalaman pengguna terhadap kepatuhan pajak dalam
penggunaan sistem coretax dalam menyusun kebijakan strategis.
This study aims to examine the effect
of perceived ease of use, perceived usefulness, tax knowledge, business scale,
and user experience on taxpayer compliance. This research employs a
quantitative method using multiple linear regression analysis, with data
collected through questionnaires. The respondents in this study are corporate
taxpayers located in the City of Yogyakarta. A total of 127 respondents were
obtained using the Slovin approach.
The results indicate that each
variable—perceived ease of use, perceived usefulness, tax knowledge, business
scale, and user experience—has a positive and significant effect on taxpayer
compliance. This study is expected to serve as a reference for the government
in formulating strategic policies to improve tax compliance by considering
factors such as perceived ease of use, perceived usefulness, tax knowledge,
business scale, and user experience, particularly in the implementation of the
Coretax system.
Kata Kunci : Kepatuhan wajib pajak, wajib pajak badan, persepsi kebermanfaatan, persepsi kemudahan pengguna, pengetahuan perpajakan, skala usaha, pengalaman pengguna, sistem Coretax