ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN MANAJEMEN TALENTA DI SEKTOR PUBLIK KABUPATEN CILACAP
Aura Nazwa Hassanta, Dr. Novi Paramita Dewi, S.IP., MDP., Ph.D.
2026 | Skripsi | ILMU ADMINISTRASI NEGARA (MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK)
Manajemen talenta merupakan
kebijakan yang dirancang untuk meningkatkan kualitas Aparatur Sipil Negara dengan
memberikan kepastian pada pengembangan kompetensi dan karier. Implementasi
manajemen talenta di Kabupaten Cilacap menunjukkan keberhasilan dalam capaian administratif,
namun temuan awal menunjukkan adanya penurunan partisipasi Aparatur Sipil
Negara, keluhan talent pool, serta belum berjalannya tahap pengembangan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen talenta di
sektor publik Kabupaten Cilacap. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif
dengan pendekatan studi kasus. Analisis dilakukan dengan menggunakan model
implementasi milik Van Meter dan Van Horn yang mencakup variabel standar dan
sasaran kebijakan, sumber daya, komunikasi antar organisasi, karakteristik
organisasi, kondisi sosial, ekonomi, dan politik, serta disposisi pelaksana.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa capaian administratif dalam implementasi
manajemen talenta belum sepenuhnya diiringi oleh manfaat substantif yang
dirasakan oleh target kebijakan. Hal tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor
yakni dinamika perkembangan kebijakan dari pusat yang menuntut beban
penyesuaian berulang bagi pelaksana di tingkat bawah, gap komunikasi yang
tercipta secara berkelanjutan, terbatasnya sumber daya yang berdampak pada
tahap pengembangan yang belum berjalan sesuai substansi, serta faktor eksternal
di luar kendali pelaksana. Temuan dalam penelitian ini memberikan implikasi
praktis pentingnya upaya perbaikan dalam implementasi kebijakan dengan
memperhatikan substansi kebijakan.
Talent management is a policy
designed to improve the quality of the Civil Servants by providing certainty in
the development of competencies and careers. The implementation of talent
management in Cilacap Regency shows success in administrative achievements, but
initial findings indicate a decline in the participation of Civil Servants,
complaints from the talent pool, and the development stage has not yet been
carried out. This study aims to analyze the implementation of talent management
in the public sector of Cilacap Regency. This research uses a qualitative
method with a case study approach. The analysis is conducted using the
implementation model by Van Meter and Van Horn, which includes variables such
as policy standards and objectives, resources, inter-organizational
communication, organizational characteristics, social, economic, and political
conditions, as well as the disposition of implementers. The research results
show that the administrative achievements in the implementation of talent
management have not yet been fully accompanied by the substantive benefits felt
by the policy targets. This is influenced by various factors, namely the
dynamics of policy development from the center that demand repeated adjustment
burdens for implementers at the lower levels, a continuously created
communication gap, limited resources affecting the development stage that has
not yet proceeded according to substance, and external factors beyond the
control of the implementers. The findings in this study provide practical
implications for the importance of efforts to improve policy implementation by
paying attention to the substance of the policy.
Kata Kunci : implementasi kebijakan, manajemen talenta, sektor publik, Aparatur Sipil Negara