Alih Kode dan Campur Kode pada Lirik Lagu Ado: Kajian Sosiolinguistik
Lionyta Febriana Sugiarto, Najih Imtihani, S.S., M.A.
2026 | Skripsi | SASTRA JEPANG
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis dan alasan penggunaan alih kode serta campur kode bahasa Jepang dan bahasa Inggris dalam lirik lagu-lagu Ado. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa identifikasi, klasifikasi, dan analisis lirik lagu. Data dianalisis berdasarkan teori Hoffman (1991) mengenai alih kode dan campur kode, serta teori relasi makna Chaer (2015) untuk memahami fungsi dan makna bahasa dalam konteks lirik. Analisis dilakukan untuk memperoleh gambaran sistematis mengenai pola penggunaan kedua fenomena kebahasaan tersebut dalam lirik-lirik Ado. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih kode terdiri dari intra-sentential code switching, inter-sentential code switching, emblematic code switching, dan establishing continuity code switching. Sedangkan campur kode muncul dalam bentuk intra-sentential, intra-lexical, dan involving change of pronunciation. Fenomena alih kode dan campur kode digunakan secara strategis untuk menekankan emosi, menjaga ritme, dan memperkuat karakter musikal lagu. Pergantian bahasa terjadi sesuai konteks sosial, topik lirik, humor, kehadiran pihak ketiga, dan faktor gengsi penutur. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan alih kode dan campur kode pada lirik lagu Ado tidak hanya sekadar variasi bahasa, tetapi juga sebagai strategi ekspresif dan estetis. Pergantian bahasa memberikan efek komunikatif yang kuat, menambah nilai artistik lirik, dan mempermudah penyampaian makna secara emosional kepada pendengar. Dengan demikian, fenomena ini menjadi bagian penting dalam analisis linguistik lirik modern yang menggabungkan lebih dari satu bahasa.
This study aims to analyze the types and
reasons for the use of code switching and code mixing between Japanese and
English in the lyrics of Ado's songs. The study uses a qualitative descriptive
method with data collected by identifying, classifying, and analyzing song
lyrics. The analysis is based on Hoffman's (1991) theory of code switching and
code mixing, as well as Chaer's (2015) theory of meaning relations to
understand the function and meaning of language in the lyrics. The data were
analyzed to provide a systematic picture of how these language phenomena are
used in Ado's songs. The results Show that code switching in the lyrics
includes intra-sentential code switching, inter-sentential code
switching, emblematic code switching, and establishing continuity code
switching. Code mixing appears in the forms of intra-sentential,
intra-lexical, and involving change of pronunciation. Code switching and code
mixing are used strategically to emphasize emotions, maintain rhythm, and
strengthen the musical character of the songs. Language changes occur according
to social context, song topics, humor, the presence of a third person, and
speaker prestige. The study concludes that code switching and code mixing in
Ado's lyrics are not only language variations but also expressive and aesthetic
strategies. Switching languages adds strong communicative effects, increases
the artistic value of the lyrics, and helps convey emotions clearly to the
listeners. Therefore, these phenomena are important in the linguistic analysis
of modern lyrics that combine more than one language.
Kata Kunci : Alih kode, campur kode, lirik lagu Ado, bahasa Jepang