Pengaruh Pendapatan, Kesadaran Wajib Pajak, dan Kualitas Pelayanan Fiskus Terhadap Tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Gunungkidul
Efina Anastasya Septiana, Dina Natasari, S.E., M.Si.,Ak
2026 | Tugas Akhir | D4 Akuntansi Sektor Publik
Penelitian ini mengkaji hubungan antara
pendapatan, kesadaran wajib pajak, dan kualitas pelayanan fiskus terhadap
tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten
Gunungkidul, sekaligus menunjukkan bahwa pembahasan mengenai tunggakan PBB-P2
masih terbatas dalam penelitian sebelumnya sehingga memberikan ruang kontribusi
empiris yang lebih spesifik. Pendekatan kuantitatif diterapkan dengan
menggunakan analisis regresi linear berganda sebagai metode analisis, sedangkan
data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup yang disebarkan kepada 100
responden wajib pajak yang pernah atau sedang menunggak PBB-P2 di wilayah
Kabupaten Gunungkidul. Proses analisis dilakukan untuk menguji kekuatan
hubungan dan arah pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel
dependen secara simultan maupun parsial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa
pendapatan, kesadaran wajib pajak, dan kualitas pelayanan fiskus secara
keseluruhan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tunggakan Pajak Bumi
dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Gunungkidul,
sehingga peningkatan pada setiap variabel tersebut berkorelasi dengan penurunan
tingkat tunggakan. Temuan ini menegaskan pentingnya faktor ekonomi, kesadaran,
dan kualitas pelayanan dalam mengendalikan tunggakan pajak daerah serta
memperkuat urgensi peningkatan kualitas layanan fiskus dan kesadaran wajib
pajak.
This
study examines the relationship between income, taxpayer compliance, and the
quality of tax office services in relation to arrears of the Rural and Urban
Land and Building Tax (PBB-P2) in Gunungkidul Regency, whilst demonstrating
that previous research has only addressed PBB-P2 arrears to a limited extent,
thereby providing scope for a more specific empirical contribution. A
quantitative approach was applied using multiple linear regression analysis as
the analytical method, whilst data were collected via a closed-ended
questionnaire distributed to 100 taxpayer respondents who had previously or
were currently in arrears with their PBB-P2 payments in Gunungkidul Regency.
The analysis was conducted to test the strength of the relationship and the
direction of influence of each independent variable on the dependent variable,
both simultaneously and partially. The results of this study indicate that
income, taxpayer awareness, and the overall quality of tax administration
services have a negative and significant effect on arrears of the Rural and
Urban Land and Building Tax (PBB-P2) in Gunungkidul Regency; consequently, an
increase in each of these variables correlates with a decrease in the level of
arrears. These findings underscore the importance of economic factors,
awareness, and service quality in controlling local tax arrears, whilst
reinforcing the urgency of improving the quality of tax administration services
and taxpayer awareness.
Kata Kunci : Wajib Pajak, Pendapatan, Kesadaran Wajib Pajak, Kualitas Pelayanan Fiskus, Tunggakan Pajak, Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan.