Perbedaan Tipe Kepribadian Ekstrovert Dan Introvert Hubungannya Dengan Kekebalan Terhadap Stres Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran UGM Angkatan 1998
Kusnadi, Dr. dr. Soewadi, MPH, Sp.KJ ; Dra. Sumarni P, M.Si.
1999 | Skripsi | S1 KEDOKTERANKehidupan industri modern telah menghadirkan banyak tantangan emosional yang tidak dapat di antisipasi secara alami. Tekanan-tekanan komulatif dan kehldupan modern ini ialah mendatangkan bencana -bencana berupa depresi, kecemasan, dan susah tidur. Sementara itu tidak semua orang mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan yang diakibatkan oleh modernisasi, yang pada gilirannnya dgpat menimbulkan ketegangan atau stres pada dirinya. Hal tersebut dapat mengakibatkan menurunnya produktivitas. Manifestasj stress yang dirasakan oleh individu itu sangat tergantung pada individu itu sendiri, yang salah satunya adalah kepribadian individu tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara tipe kepribadian ekstrovert dan introvert dengan kekabalan terhadap stres. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik cross-sectional, data diambil secara acak dengan memberikan suatu paket kuesioner yang terdiri dari Miller Smith Rating Scale For Stres Tolerance ( MSRS-ST) dan Extrovertiaa- Introvertion Questioner, pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada angkatan 1998. Dari 75 responden yang terdiri dari 32 (42,67%) laki-laki dan 43 ( 57,33%) wanita. Responden yang berkepribadian ekstrovert berjumlah 56 ( 74,67% )dan yang introvert sebanyak 19 ( 25,33% ) orang. Individu berkeprbadian ekstrovert yang kebal terhadap stres berjumlah 42 ( 56 % ) dan yang kurang kebal terhadap stres sebanyak 14 ( 18,67 % ) sedang individu yang berkepribadian introvert yang kebal terhadap stress berjumlah 4 ( 5,33 % ) dan yang kurang kebal terhadap stress sebanyak 15 ( 20% ). Perhitungan statistik dengan uji Chi Square didapatkan X 2 = 15, 21 dengan P= 0,0001 yang berarti terdapat perbedaan yang bermakna antara tipe kepribadian ekstrovert dan introvert dengan kekebalan terhadap stres. Setelah dilakukan uji Korelasi darj Pearson antara skor ekstrovert dan skor kekebalan terhadap stres, didapatkan koefisien korelasi = -0, 0748 dengan P= 0,584 yang berarti terdapat hubungan yang tidak signifikan antara ekstrovert dengan kekebalan terhadap stress. Uji korelasi dari Pearson antara skor introvert dengan skor kekebalan terhadap stress, didapatkan koefisien korelasi = -,07142 dengan P=0,001 yang berarti da hubungan negative yang signifikan antara introvert dengan kekebalan terhadap stres.
Kata Kunci : ekstrovert, introvert, stres