REPRESENTASI EATING DISORDERS DALAM FILM SERIAL NETFLIX INSATIABLE (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES PADA SERIAL INSATIABLE KARYA LAUREN GUSSIS)
Najwa Aulia Alfatihah, Dr. Dian Arymami, S.I.P., M.Hum.
2026 | Skripsi | Ilmu Komunikasi
Film merupakan media komunikasi berupa dokumentasi audio dan visual yang dilakukan oleh segelintir orang untuk menyampaikan pesan berdasarkan hasil pemikirannya dan memiliki peranan penting dalam mempengaruhi pola pikir penontonnya. Disamping itu, film berperan dalam menayangkan contoh konstruksi sosial yang kerap terjadi ditengah masyarakat, hal ini seperti fenomena sosial yang kerap menjadi isu penting. Pada akhirnya, hingga saat ini banyak fenomena sosial yang dirasa belum terselesaikan dalam mencapai tujuan layaknya fenomena eating disorders terlebih di wilayah Indonesia. Film series Netflix yang berjudul ‘Insatiable’ karya Lauren Gussis memperlihatkan sudut pandang konstruksi sosial yang pada representasi simboliknya dapat dijadikan pelajaran bagi para penontonnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis representasi eating disorders yang terkandung pada alur film series netflix ‘Insatiable’. Penelitian ini menggunakan metode analisis teks media dengan pendekatan kualitatif, lebih dari itu penelitian ini dianalisis menggunakan analisis semiotika model Roland Barthes yang meliputi fenomena sosial eating disorders yang dialami oleh tokoh pemain. Terdapat dua tahap semiotika Roland Barthes yakni, denotasi dan konotasi. Dalam identifikasi pada penelitian ini, secara langsung menginterpretasikan makna pada elemen-elemen film secara kompleks sebagaimana yang tercerminkan pada nilai-nilai moral dalam masyarakat. Pada penelitian ini, media film merupakan sarana penyampaian pesan moral yang dapat memberikan wawasan melalui penggunaan tanda-tanda yang sarat makna.
Film is a form of communication that combines audiovisual elements to express ideas or messages crafted by a select group of individuals. It holds a significant influence in shaping the way audiences think. Beyond that, films often portray examples of social constructs that reflect issues commonly encountered in society. One such issue still unresolved, particularly in the Indonesian context is the phenomenon of eating disorders. The Netflix series Insatiable, created by Lauren Gussis, presents a perspective on the social constructs, particularly through symbolic representations that offer audiences an opportunity to reflect on deeper societal meanings. This research aims to explore the representation of eating disorders as depicted throughout the narrative of Insatiable. Using a qualitative method, this study applies media text analysis based on Roland Barthes semiotic framework. The analysis focuses on how the characters in the series experience eating disorders, interpreted through the two levels of meaning in Barthes model: denotation and connotation. This study interprets the film’s elements in depth to reveal how they convey moral and cultural values within society. Ultimately, film is regarded as an effective medium for delivering ethical messages and raising awareness through its use of symbolically rich signs.
Kata Kunci : Film Insatiable, Series Netflix, Eating Disorder, Analisis Semiotika, Rolland Barthes.