Laporkan Masalah

Wacana Hegemoni Global dalam Buku Perjalanan Backpackneymoon Karya Susan Natalia Poskitt: Kajian Sastra Perjalanan Kontemporer Debbie Lisle

Zahra Ayu Ramadhani, Dr. Phill. Ramayda Akmal, S.S., M.A.

2026 | Skripsi | S1 SASTRA INDONESIA

ABSTRAK

Penelitian ini menggunakan objek material buku perjalanan Backpackneymoon karya Susan Natalia Poskitt, dan dianalisis dengan teori sastra perjalanan kontemporer Debbie Lisle. Penelitian ini menjawab dua permasalahan. Pertama, visi kolonial dan visi kosmopolitan Susan Natalia Poskitt yang terdapat dalam buku perjalanan. Kedua, wacana hegemoni global yang ditunjukkan Susan Natalia Poskitt melalui buku perjalanan Backpackneymoon.  Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengkaji representasi visi kolonial dan visi kosmopolitan serta mengungkap wacana hegemoni global. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis melalui tahap pembacaan intensif, pengklasifikasian data, dan interpretasi kritis pada kutipan yang relevan.

Penelitian ini diawali dengan menganalisis visi kolonial dan visi kosmopolitan yang terdapat dalam buku perjalanan Backpackneymoon. Dari analisis ini diketahui hegemoni yang memengaruhi Susan dan Adam dalam menggambarkan perjalanannya. Oleh karena itu, pada bab III digunakan analisis wacana diskursif guna mengetahui wacana hegemoni global yang disampaikan Susan melalui buku perjalanan Backpackneymoon.

Dari penelitian ini, menunjukkan narasi yang disampaikan Susan Natalia Poskitt yang merepresentasikan ambivalensi antara visi kolonial dan visi kosmopolitan. Visi kolonial hadir dalam posisi narator sebagai subjek pengamat yang menilai dunia dengan standar tertentu dan kemudian melalui perbandingan implisit menempat Barat sebagai ruang kemajuan. Di sisi lain, visi kosmopolitan hadir karena keterbukaan narator dalam perbedaan budaya, pengalaman lintas negara, dan upaya membangun relasi global. Namun, kosmopolitanisme nampak bersifat permukaan dan belum sepenuhnya mengkritisi ketimpangan struktur global.

Kedua visi ini kemudian berkelindan dalam membentuk wacana hegemoni global yang mereproduksi nilai-nilai neoliberal, seperti adanya kebebasan ruang, mobilitas individu, dan pencapaian personal dalam sebuah perjalanan. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa buku perjalanan Backpackneymoon tidak hanya berfungsi sebagai catatan perjalanan personal Susan, namun juga hadir sebagai ideologi yang membentuk cara pandang pembaca terhadap dunia global.

Kata Kunci: Sastra perjalanan kontemporer, visi kolonial, visi kosmopolitan, wacana hegemoni global.


ABSTRACT

This study uses Susan Natalia Poskitt’s travel book Backpackneymoon as its subject matter and analyzes it using Debbie Lisle’s theory of contemporary travel writing. This study addresses two research questions. First, Susan Natalia Poskitt’s colonial dan cosmopolitan visions as presented in the travel book. Second, the discourse of global hegemony demonstrated by Susan Natalia Poskitt through the travel book Backpackneymoon. The purpose of this study is to examine the representation of colonial and cosmopolitan visions and to uncover the discourse of global hegemony. This stufy employs a descriptive-analytical method through the stages of intensive reading, data classification, and critical interpretation of relevant quotations.

This study begins by analyzing colonial and cosmopolitan visions present in the travel book Backpackneymoon. From this analysis, it is evident that hegemony influences Susan and Adam in depicting their journey. Therefore, in Champter III, a discursive analysis is employed to identify the discourse of global hegemony conveyed by Susan through the travel book Backpackneymoon.

This study reveals that the narrative presentes by Susan Natalia Poskitt reflects an ambivalence between a colonial vision and a cosmopolitan vision. The colonial vision is evident in the narrator’s position as an obsever who evaluates the world according to specific standards and, through implicit comparisons, positions the west as a spacenof progress. On the other hand, the cosmopolitan vision emerges from narrator’s openness to cultural differences, cross-national experiences, and efforts to build global relationship. However, this cosmopolitanism appears superficial and has not yet fully critiqued the inequalities of the global structure.\

 These two vision then intertwine to shape a discourse of global hegemony that reproduces neoliberal values, such as spatial freedom, individual mobility, and personal achievement within a journey. Thus, this study asserts that travel book Backpackneymoon functions not only as Susan’s personal travelogue but also as an ideology that shapes readers’ perspectives on the global world.

Keywords: Contemporary travel writing, colonial vision, cosmopolitan vision, discourse of global hegemony.

Kata Kunci : Kata Kunci: Sastra perjalanan kontemporer, visi kolonial, visi kosmopolitan, wacana hegemoni global.

  1. S1-2026-502822-abstract.pdf  
  2. S1-2026-502822-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-502822-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-502822-title.pdf