Kualitas produk menjadi poin krusial yang diperhatikan oleh industri karena dapat memengaruhi kepuasan pelanggan. Kualitas produk tidak hanya ditentukan pada tahap perancangan, tetapi juga dipengaruhi oleh proses manufaktur. International Organization for Standardization (ISO) telah menetapkan bahwa setiap industri wajib memenuhi persyaratan sistem manajemen mutu dengan menunjukkan kemampuannya secara konsisten dalam menyediakan produk sesuai persyaratan pelanggan. Kemampuan suatu proses untuk memenuhi spesifikasi produk dapat diukur menggunakan analisis kapabilitas proses. Penetapan standar indeks kapabilitas berfungsi sebagai acuan nilai minimum dalam analisis kapabilitas proses guna menjamin konsistensi dan kualitas produk. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kapabilitas proses produksi sampo serta merumuskan nilai standar internal Ppk yang dapat diterapkan di Industri Kosmetik X.
Data penelitian diambil dari dokumen spesifikasi produk jadi, laporan hasil pengujian produk, catatan keluhan pelanggan, dan catatan produk kembalian pada seluruh batch produk sampo yang diproduksi selama periode Januari–Desember 2023. Metode dalam penelitian ini menggunakan analisis kapabilitas proses untuk mengukur indeks kapabilitas terhadap parameter pH dan viskositas sampo. Hasil pengukuran yang diperoleh selanjutnya digunakan sebagai dasar dalam merumuskan nilai standar internal Ppk di Industri Kosmetik X.
Hasil analisis menunjukkan parameter pH dan viskositas sampo memiliki nilai Ppk berturut-turut 0,63 dan 0,69 (di bawah standar ? 1,33) yang menandakan bahwa secara teori tingkat kapabilitas proses produksi sampo di Industri Kosmetik X belum mampu memenuhi persyaratan yang ada dalam jangka panjang. Namun, data menunjukkan bahwa parameter pH dan viskositas sampo yang diperiksa telah memenuhi spesifikasi dan dinyatakan lulus sehingga hal ini mengindikasikan bahwa standar Ppk > 1,33 kurang representatif untuk digunakan sebagai acuan bagi industri kosmetik. Ketidaktersediaan standar internal pada analisis kapabilitas proses di Industri Kosmetik X menjadi landasan dalam perumusan nilai standar internal Ppk sebesar ? 0,60 sebagai ambang batas kendali proses yang lebih sesuai.
Product quality is a crucial factor for industry because it directly affects customer satisfaction. The quality of a product is not only determined during the design phase but is also influenced by the manufacturing process. The International Organization for Standardization (ISO) stipulates that every industry must meet the quality management system requirements by consistently demonstrating its ability to provide products that conform to customer requirements. The ability of a process to meet specifications can be measured using process capability analysis. Establishing a capability index standard provides a critical baseline for maintaining product consistency. This research was conducted to evaluate the capability level of the shampoo production process and formulate an internal Ppk standard value applicable to Cosmetic Industry X.
Data were compiled from finished product specifications, test reports, customer complaints, and product return records for all shampoo batches produced throughout January–December 2023. The methodology involved process capability analysis to assess the capability indices of the shampoo’s pH and viscosity parameters. The obtained results subsequently used as a basis to derive the internal Ppk standard for Cosmetic Industry X.
The analysis results show that the pH and viscosity parameters yielded Ppk values of 0,63 and 0,69 respectively. These values fall below the international standard of > 1,33 suggesting that theoretically the shampoo production process at Cosmetic Industry X is incapable of meeting long-term requirements. However, the data demonstrate that the tested pH and viscosity consistently remained within specification limits and were approved for release. This indicates that the Ppk > 1,33 standard is less representative as a benchmark for the cosmetics industry. The absence of existing internal standards at Cosmetic Industry X served as a key consideration in formulating an internal Ppk standard of ? 0,60 as a more appropriate process control threshold.
Kata Kunci :
Kapabilitas Proses, Kualitas Produk, Produksi Sampo, Standar Internal Ppk